SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BLITAR
BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL
Jl. Sudanco Supriyadi  No. 17 Telp. (0342) 808061
B L I T A R


PERS RELEASE
Nomor : 489/      /409.018/ 2013

Beras Cerdas, Langkah Kurangi Konsumsi Terigu

	

[pdf-embedder url=”http://ppid.blitarkab.go.id/wp-content/uploads/2013/05/indra.jpg”>indra

 

       Sebagai satu diantara daerah yang ditunjuk andil dalam mempertahankan 
pangan nasional, Kabupaten Blitar yang bekerjasama dengan Provinsi Jawa 
Timur menciptakan terobosan baru, yakni dengan beras cerdas.  Selain  
sebagai salah satu cara mempertahankan pangan, langkah ini juga untuk 
mengurangi konsumsi terigu. Pasalnya selama ini impor terigu Indonesia 
masih cukup tinggi. Berdasarkan catatan Asosiasi Produsen Tepung Terigu 
Indonesia (Aptindo) konsumsi terigu di dalam negeri mencapai 1,22 juta 
ton pada kuartal I-2012, naik 5,61% dibandingkan periode sama tahun 2011 
yang tercatat 1,15 juta ton.
	Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Blitar, Indra Gunawan saat 
dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (27/5) mengatakan, konsep beras 
cerdas ini ada 5 yaitu, cerdas bahan baku yang direkontruksi dari bahan 
tepung lokal khususnya mocaf, cerdas proses yakni dengan menggunakan 
teknologi yang mudah dan murah sehingga dapat diproduksi dengan 
peralatan yang bisa dibuat oleh putra Indonesia, cerdas memasak yaitu 
dimasak dengan cara sangat mudah sehingga dapat menyingkat waktu dan 
aktifitas, cerdas pemanfaatan bagi kesehatan adalah dengan bahan baku 
yang cerdas dapat disesuaikan untuk target spesifik bagi kesehatan dan 
yang trakhir cerdas untuk kepentingan nasional. Ini arahnya cerdas untuk 
pembangunan nutrisi, ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
	Ditambahkannya, beras cerdas dalam modifikasi dengan bahan dasar utama 
mokaf dan tepung jagung. Komposisi beras cerdas ini antara lain; tepung 
mokaf (moddified cassafa flour) yang berarti terbuat dari singkong 
dimodifikasi  secara fermentasi, tepung jagung, air dan ISP.
	Dari tiga Kabupaten di Jawa Timur yakni Kabupaten Jember, Kabupaten 
Ponorogo dan Kabupaten Blitar, Kabupaten Blitar yang mengembangkan usaha 
beras cerdas berlokasi di Desa Ngaglik  Kecamatan Srengat dinilai  yang 
paling antusias mengembangkan usaha tersebut. Karena respon dari 
masyarakat khususnya olahragawan sangat tinggi. Menurut  Indra Gunawan 
kedepan Kabupaten Blitar akan mengembangkan inovasi tersebut di 
kecamatan lain.
	Lebih lanjut diungkapkannya, kecerdasan teknis beras cerdas yaitu mudah 
diproduksi, dapat disajikan secara menarik, mudah dikemas. Sementara  
itu jenis beras cerdas adalah beras cerdas reguler yang bahan bakunya  
dari mokaf dan tepung jagung, beras cerdas fortifikasi yang bahan 
bakunya dari mokaf dan ditambah mikronutrian, beras cerdas sayur, beras 
cerdas tinggi kaya anti oksidan dan beras cerdas kacang merah yang bahan 
bakunya dari mokaf dan kacang-kacangan.


Dikeluarkan di :  B l i t a r
Pada tanggal    :  27  Mei 2013




Dikeluarkan di :  B l i t a r
Pada tanggal    :  27  Mei 2013






Kepala Bagian Humas dan Protokol



JONI SETIAWAN, S.Sos,  MSi
Pembina
NIP.  19690611 198809 1 001