Polemik pembangunan kios di atas saluran air di Desa Selopuro Kec. Selopuro terus berlanjut. Untuk menghindari munculnya gejolak di masyarakat, Satpol PP Kab. Blitar meminta agar pemilik kios untuk sementara waktu menghentikan pembangunan kios hingga proses perijinan selesai. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Penegakan Perundangan-undangan Daerah, Satpol PP Kab. Blitar, Suyanto. Ia mengatakan, dari hasil rapat koordinasi bersama Dinas PU Binamarga dan Pengairan beberapa waktu lalu, telah disepakati agar pembangunan kios di atas saluran air sepanjang 100 meter itu dikembalikan sesuai dengan regulasi yang ada. Dengan kata lain pemilik kios harus mengajukan ijin tertulis kepada SKPD terkait dalam hal ini Dinas PU Binamarga dan Pengairan. Selain itu sampai dengan proses perijinan selesai, Satpol PP meminta agar untuk sementara waktu pembangunan kios dihentikan, mengingat disamping 3 kios semi permanen yang saat ini sudah terbangun rencananya akan dibangun beberapa kios lainnya. Permintaan ini baru disampaikan secara lesan, jika tidak ada tanggapan dari pemilik kios Satpol PP akan menyampaikan permintaan melalui Surat Resmi.

Seperti diinformasikan sebelumnya, warga mengeluhkan keberadaan bangunan kios semi permanen yang berada di Desa Selopuro, Kec. Selopuro yang dibangun di atas saluran air. Selain menutupi akses jalan menuju area persawahan, warga protes karena pembangunan kios tersebut tidak berijin.  Oleh karena itu warga mendesak agar Pemkab. Blitar secepatnya menertibkan bangunan kios tersebut. (IM-Dishubkominfo).