Diusianya yang ke-68, Palang Merah Indonesia (PMI) tidak menjadikan organisasi kemanusiaan ini tidak dinamis. Namun justru terus berbenah dan menjadikan motivator untuk menggiatkan tugas-tugas kemanusiaannya. Termasuk mendorong dan meningkatkan keikutsertaan relawan muda untuk berpartisipasi aktif di setiap gerakan kemanusiaan. Juga harus menanamkan kepada masyarakat bahwa donor darah itu tidak menyakitkan tetapi menyehatkan. Bupati Blitar, H. Herry Noegroho, saat peringatan HUT PMI ke-68 dengan tema,” Kaum Muda Sebagai Agen Perubahan”, di Halaman kantor Bupati Blitar, Selasa (17/9) mengatakan, kegiatan PMI Kabupaten Blitar telah banyak manfaatnya, antara lain; kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Relawan PMI yang terdiri dari Korps Sukarela, tenaga Sukarela dan Siaga Bencana Desa selalu siap memberikan bantuan. Selain itu pembinaan Generasi Muda secara rutin PMI membantu Pemerintah melalui esktra Palang Merah Remaja tingkat Mula, Madya, Wira menciptakan pembinaan karakter peduli kemanusiaan. Bahkan Unit Donor Darah telah mmapu memproduksi rat-rata 600 bag setiap bulan. Hasil ini merupakan kesadaran masyarakat bahwa donor darah sebagai gaya hidup sehat. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Blitar juga menyerahkan donor darah Sukarela 10 kali, 25 kali, 50 kali 75 kali dan 100 kali. Sekedar catatan, stok darah per 17 September 2013 yakni, Golongan A berjumlah 25, golongan B jumlah 30, golongan o jumlah 40 dan golongan AB berjumlah 14. (Humas)