Sebelum perubahan APBD, pencapaian PAD Kab. Blitar sebesar Rp 96 miliar, dan pasca perubahan, perolehan PAD naik sebesar 7,72% menjadi Rp 101,7 miliar. Demikian diungkapkan Ismuni, Kepala Dinas Pendapatan Kab. Blitar. Menurut Ismuni, pencapaian PAD terbesar diantaranya didapat dari sektor pajak daerah yang menyumbang 2,97%, kemudian retribusi daerah 18,98%, serta pendapatan lain-lain yang sah yang meningkat cukup signifikan yakni pendapatan daru BLUD RSUD Ngudi Waluyo Wlingi sebesar 24,57%, dimana dari target sebesar Rp 33 miliar naik menjadi Rp 41,5 miliar, sehingga terdapat tambahan pendapatan sebesar Rp 8,5 miliar. Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pendapatan hingga bulan September 2013, perolehan pajak daerah Kab. Blitar mencapai Rp 19 miliar dan retribusi daerah mencapai Rp 21,5 miliar. (IM-Dishubkominfo)