Blitar – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang didampingi Ny. Ani Yudhoyono mengaku bersyukur atas pertolongan Allah SWT dan kesigapan pemerintah daerah, karena tidak ada penduduk Blitar yang jadi korban jiwa dalam letusan Gunung Kelud yang terjadi Kamis, 13 Pebruari 2014, sekitar pukul 22.50 WIB lalu. Demikian ungkapan SBY saat mengunjungi penduduk dipengungsian Gedung Serba Guna Kecamatan Nglegok, Senin (17/2).

Orang nomor satu di Indonesia tersebut juga mengungkapkan, maksud kunjungannya kali ini adalah dalam rangka melihat keadaan di lapangan dan bertemu dengan para pengungsi. Sementara terkait kerusakan rumah yang diderita korban letusan Gunung Kelud, presiden berjanji akan melakukan pembersihan. Rumah yang rusak berat akan mendapat bantuan pembangunannya. Dengan harapan, kehidupan pengungsi kembali normal. Selain itu Presiden juga berharap, dengan semangat dan keceriaan masyarakat Blitar, membuat Blitar semakin maju.

Semula, pesiden bersama rombongan dijadwalkan tiba di posko pukul 15.20 WIB. Namun, kedatangannya mundur menjadi pukul 17.25 WIB. Sebelumnya, SBY dan yang juga didampingi sejumlah menteri tersebut, mengunjungi Pendopo Kabupaten Blitar.

Saat tiba di Posko Pengungsian Kec. Nglegok, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat kejutan. Para pengungsi menyambut SBY dengan menyanyikan lagu daerah Blitar Kawentar.

Sekedar catatan, SBY didampingi Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Roy Suryo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia Jero Wacik, Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Djoko Kirmanto, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan rakyat, Agung Laksono, dan Mesesneg Sudi Silalahi. Tampak pula, Kapolri Jenderal Pol Sutarman, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Bupati Blitar Herry Noegroho dan Wakil Bupati Blitar Riyanto. (Humas)