Blitar – Kabupaten Blitar dengan luas  sekitar 1.508 KM² dengan jumlah penduduk lebih dari 1,2 juta jiwa merupakan kabupaten agraris. 70 persen penduduknya bermata pencaharian petani.  Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar agar kesejahteraan petani meningkat, satu diantaranya dengan gelar acara produk unggulan pertanian di Dinas Pertanian, kamis (27/3) di halaman kantor Dinas Pertanian kabupaten Blitar.

Bupati Blitar, H. Herry Noegroho yang didampingi Hj. Era Herry Noegroho dalam sambutannya mengatakan, disadari atau tidak SDM petani pada umumnya masih perlu ditingkatkan. Tanpa dukungan SDM yang baik, sektor pertanian akan sulit berkembang. Mengingat kemajuan teknologi yang selalu berinovasi menuntut SDM petani harus ditingkatkan. Untuk itu diharapkan petani Kabupaten Blitar menjadi petani yang berwawasan agribisnis. Artinya, dalam berusaha petani harus berorientasi pada keuntungan dengan cara melihat peluang pasar, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sendiri, dapat pula menghasilkan keuntungan sebagai pendapatan bagi petani itu sendiri.

Lebih lanjut orang nomor satu diu kabupaten ini mengungkapkan, potensi komoditas pertanian di Kabupaten Blitar sangat lengkap. Jika semua potensi bisa digarap secara optimal, maka menjadi kekuatan bagi perkembangan pembangunan di Kabupaten Blitar.  Apalagi dibukanya pasar bebas 2015, harus memprsiapkan diri dengan terus berinovasi untuk menghasilkan produk yang berdaya saing baik di pasar domestik, ASEAN maupun internasional.  Bupati berharap, ada pilihan teknologi bagi petani dalam berusaha tani dalam hal ini pemilihan bibit varietas unggul, pemupukan, pemberantasan hama.  Dengan kegiatan tersebut, Bupati Berharap dapat memotivasi petani dan semua stakeholder memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pertanian. Sehingga produk pertanian kabupaten ini terus meningkat, mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

Hal senada juga diungkapkan, Eko Priyo Utomo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar. Dalam laporannya dijelaskan, kegiatan gelar produk unggulan pertanian merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan  mengekspose sekaligus  memfasilitasi antara petani dengan konsumen atau pasar.  Kegiatan ini akan beralngsung dari 27 sampai 29 Maret 2014. Peserta gelar produk ini selain diikuti oleh petani, kelompok tani juga oleh beberapa stakeholder penyedia produk unggulan, antara lain; menampilkan obat pertanian hayati,  alat-alat pertanian mesin panen. Di kabupaten Blitar ini masih ada satu mesin. 1 Ha mampu memanen sekitar 2,5 jam. Kabupaten Blitar masih akan mengkaji ulang keberadaan mesin ini, pasalnya  jika ini diaplikasikan akan berpengaruh terhadap buruh tani. Selain  mesin panen padi juga mesin gultivator dan transpenter. Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0808, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar serta beberapa Kepala SKPD Kabupaten Blitar. (Humas)