Blitar – Seperti diinformasikan sebelumnya, di hari pertama pelaksanaan kampanye terbuka pada Minggu, 16 Maret 2014, Panwaslu Kab. Blitar menemukan indikasi adanya PNS Pemkab. Blitar yang terindikasi terlibat dalam kampanye salah satu parpol. Tiga hari pasca temuan pelanggaran tersebut, Panwaslu Kab. Blitar baru memanggil 1 orang saksi untuk dimintai keterangan.

Diungkapkan Ketua Panwaslu Kab. Blitar, Edi Nurhidayat, hingga kini Panwalu masih terus mendalami dan mengumpulkan bukti terkait dugaan keterlibatkan salah satu PNS pada kegiatan kampanye. Satu orang saksi dari tim kampanye parpol yang enggan disebutkan namanya tersebut telah dimintai keterangan. Selain itu, Panwaslu juga telah mengantongi beberapa bukti diantaranya foto. Panwaslu tidak mau gegabah dan langsung menyampaikan rekomendasi pada SKPD tempat PNS bertugas meskipun telah mengantongi identitas yang bersangkutan. Panwaslu masih harus memastikan kembali apakah keberadaan PNS di lokasi kampanye tersebut sengaja atau tidak disengaja, atau apakah dirinya dilibatkan atau melibatkan diri. Rekomendasi akan ditentukan setelah bukti yang dikumpulkan Panwaslu benar-benar mengarah ke pelanggaran.

Panwaslu akan mempercepat proses klarifikasi atas dugaan keterlibatan PNS tersebut, sebab sesuai ketentuan Panwaslu hanya memiliki waktu 5 hari pasca peristiwa terjadi, tambah Edy. (IM-Dishubkominfo)