Blitar – Hingga hari ketiga kampanye terbuka, Panwaslu Kab. Blitar banyak menemukan anak-anak yang dilibatkan dalam kegiatan kampanye baik caleg maupun parpol. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang diikutsertakan dalam konvoi parpol di jalan raya. Ketua Panwaslu Kab. Blitar, Edi Nurhidayat mengatakan, berbeda dengan UU No. 22 Tahun 2007 tentang Pemilu yang menegaskan bahwa pelibatan anak-anak dalam kegiatan kampanye termasuk tindak pidana pemilu, dalam UU baru No. 8 Tahun 2012 tidak disebutkan secara khusus mengenai larangan mengikutsertakan anak-anak pada kampanye, sehingga sifatnya hanya sekedar himbauan.

Meski demikian, Panwaslu tetap mengingatkan kepada parpol peserta Pemilu agar tidak mengajak anak-anak dalam segala aktifitas kampanye. Terlebih kampanye dalam bentuk konvoi dengan menggunakan kendaraan bak terbuka ataupun sepeda motor karena sangat membahayakan.

Lanjut Edi, dalam UU perlindungan anak pasal 87 memang disebutkan bahwa anak-anak tidak boleh dilibatkan dalam kegiatan politik. Bagi yang melanggar terancam pidana 5 tahun penjara. Meski demikian, Panwaslu belum akan merekomendasikan hal tersebut kepada KPU dan kepolisian untuk ditindak lanjuti. (IM-Dishubkominfo)