Blitar – Tahun 2014 ini, melalui DAK Kabupaten Blitar hanya mendapatkan kuota anggaran rehabilitasi SD sebesar Rp 11 miliar. Demikian diungkapkan Kabid TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Muhajir. Diakui Muhajir, jumlah tersebut turun dari tahun 2013 lalu yang nilainya mencapai Rp 20,3 miliar. Muhajir mengaku tidak tahu pasti penyebab menyusutnya jumlah anggaran untuk rehab SD tahun ini karena sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat. Muhajir menduga hal tersebut berdasarkan pertimbangan bahwa tingkat kerusakan SD dari tahun ke tahun mulai berkurang, sehingga tidak membutuhkan plafon anggaran yang terlalu besar.

Hingga kini ada 200 lembaga SD yang sudah mengajukan rehabilitasi ke Dinas Pendidikan. Namun dari ke 200 lembaga tersebut, menurut Muhajir tidak semuanya akan tercover. Mengingat keterbatasan anggaran, maka Dinas Pendidikan akan memprioritaskan SD yang tingkat kerusakannya terparah. (IM-Dishubkominfo)