Blitar – Kemarau panjang yang berlangsung hingga September 2014 ini, ternyata tidak berpengaruh pada 17 Perkebunan di Kab. Blitar. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Blitar, Supandi, berdasarkan pantauan petugas di lapangan, dampak kemarau panjang yang dikhawatirkan bakal berbuntut pada gagalnya panen tidak terjadi pada ribuan hektar lahan perkebunan di Kab. Blitar yang tersebar di 17 lokasi. Kendati belum memasuki musim penghujan, namun pasokan air pada belasan perkebunan tersebut relatif cukup. Hingga kini Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Blitar belum menerima laporan dari masyarakat terkait bencana kekeringan akibat kemarau, sehingga masa panen beberapa komoditas yang ditanam pada sejumlah perkebunan tersebut diyakini sesuai dengan waktu ditentukan. Dari 17 perkebunan di Kab. Blitar tersebut diantaranya ditanami kopi, cengkeh, tembakau, karet, dan coklat.

Akibat kemarau panjang, sejumlah kecamatan di kawasan Blitar Selatan mengalami bencana kekeringan antara lain di Kecamatan Wonotirto, Panggungrejo, Bakung, dan Wates. (IM-Dishubkominfo)