Blitar – Berdasarkan hasil pantauan, di wilayah Kabupaten Blitar terhitung sudah 4 hari ini, pasokan BBM ke SPBU telah normal. Satu diantaranya seperti di SPBU 554661 Ngrobyong, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Menurut pengawas SPBU, Agus, sejak 4 hari ini pembeli telah normal dan tidak antri seperti 1 minggu yang lalu. Setiap hari rata-rata mendapatkan kiriman 16 Kilo Liter (Kl) premium dan solar sebanyak 8 Kl. Sedangkan pertamax di kirim setiap 2 minggu sekali sebanyak 4 Kl.

Lebih jauh Agus mengatakan, meski pasokan sudah normal, namun khusus pembelian dengan menggunakan jurigen setiap hari dibatasi maksimal 60 liter dan disertai syarat dengan menunjukkan surat keterangan dari kelurahan atau desa, yang  menerangkan bahwa yang bersangkutan merupakan pelaku usaha kecil. Kebijakan ini sesuai dengan surat edaran yang di keluarkan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Meski pasokan di SPBU sudah normal, namun masih ada yang menjual premium eceren dengan harga 8.000 – 9.000 rupiah per liter. Satu diantara pedagang premium eceran asal Binangun, mengaku tetap menjual bensin dengan harga tidak normal karena merupakan stok lama. Secara terpisah pedagang premium eceran asal Garum, Taufik mengaku sudah tidak kesulitan mendapatkan premium di SPBU, sehingga dijual dengan harga 7 ribu rupih per-liternya. Namun saat langka seperti minggu kemarin, terpaksa menjual dengan harga lebih tinggi antara 8.000 – 9.000 rupiah per liter. Ia berharap berikutnya tidak kesulitan untuk mendaptkan premium di SPBU. (IR-Dishubkominfo)