Blitar – Tahun 2015 mendatang, Pemkab. Blitar menargetkan KK miskin peserta Jamkesda, terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditangani Badan Penyelenggara Jaminan Nasional (BPJS). Namun tidak semua KK miskin peserta Jamkesda yang bakal diikutkan dalam Program tersebut, mereka yang dinilai tidak layak namanya akan dicoret dari data.

Diungkapkan Kabid Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Blitar, Agus Suparnadi, akhir tahun ini Pemkab. Blitar berencana akan melakukan verifikasi ulang pada data KK Miskin peserta Jamkesda yang pada 2014 ini jumlahnya mencapai 4.725 KK. Dari verifikasi tersebut, pemerintah akan memfilter kembali warga miskin yang layak atau tidak untuk didaftarkan sebagai peserta JKN. Mereka yang sudah tidak memenuhi kriteria Kemensos seperti tingkat ekonominya meningkat, pindah domisili atau meninggal, otomatis akan dicoret.

Tidak hanya KK miskin peserta Jamkesda saja, namun warga miskin yang mengajukan SPM melalui Dinas Kesehatan juga akan didata dan diverifikasi untuk diikutkan dalam Program JKN. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kab. Blitar, terhitung sejak Januari hingga September 2014 jumlah warga miskin yang mengajukan SPM mencapai 250 KK, sedangkan sampai dengan akhir tahun 2013 lalu, jumlah pengguna SPM mencapai 2.000 lebih KK. (IM-Dishubkominfo)