Blitar – Mulai 20 Oktober 2014 kemarin Pemkab. Blitar kembali melanjutkan dropping air bersih di 9 desa yang mengalami darurat kekeringan. Diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru Irawan, dari BPBD Provinsi, Kabupaten Blitar mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp 46 juta. Dengan anggaran tersebut distribusi bantuan air bersih kembali dilanjutkan di 9 desa dari 11 desa yang rawan kekeringan, masing-masing di Kecamatan Panggungrejo, Binangun, dan Wonotirto. Namun karena anggaran yang terbatas, kemungkinkan bantuan air bersih hanya akan diberikan selama 15 hari, yakni sampai Rabu (29/10) kemarin. Sehingga 2 minggu kemudian dropping air bersih akan dihentikan. Heru berharap prediksi masuknya musim penghujan pada pertengahan Nopember mendatang tidak meleset.

Dalam satu hari, BPBD mengoperasikan 3 unit truk tanki, yang masing-masing unitnya melakukan distribusi air bersih sebanyak 3 kali. Satu truk tanki berkapasitas 5.000 liter. (IM-Dishubkominfo)