Secara teknis pelaksanaan tes CPNS tahun ini berbeda. Jika dalam penerimaan calon pegawai sebelumnya, ujian tulis digelar serentak, namun kali ini tes akan dilaksanakan secara bertahap. Diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blitar Ahmad Lazim, hal tersebut karena pertimbangan terbatasnya jumlah perangkat komputer yang tersedia, mengingat tes menggunakan sistem CAT, serta kapasitas gedung yang hanya mampu menampung 125 orang. Rencananya dalam satu hari tes CPNS akan dilaksanakan dalam 4 sesi. Setiap sesi akan diikuti sekitar 100 peserta ujian. Sehingga per harinya jumlah peserta yang mengikuti tes sekitar 400 orang.  Dengan jumlah peserta yang lolos seleksi administrasi atau memenuhi syarat sekitar 4.000 orang, diperkirakan tes CPNS dilaksanakan dalam waktu 10 hingga 11 hari.  Saat disinggung soal kemungkinan bocornya soal, mengingat tes dilakukan bertahap, Lazim memastikan tidak akan terjadi. Karena ujian menggunakan sistem CAT, maka soal akan diacak, artinya materi soal antara peserta ujian tidak akan sama meskipun bobot nilainya sama. Terlebih ruangan ujian harus steril dari benda-benda yang tidak dibutuhkan, seperti telepon genggam. Selama ujian berlangsung peserta dilarang membawa telepon genggam. Sementara seperti diinformasikan sebelumnya, dalam pelaksanaan tes CPNS jalur umum tahun ini, Pemkab. Blitar bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim. ( Sumber Berita : IRM )