Blitar – Seperti yang sudah direncanakan, akhir tahun ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan rambu-rambu jalur evakuasi Tsunami kepada Kabupaten Blitar. Kabupaten Blitar merupakan satu diantara daerah di Jatim yang rawan musibah tsunami. Kabupaten Blitar memiliki sejumlah wilayah pantai yang termasuk dalam kawasan Pantai Selatan, dengan kekuatan gelombang yang cukup besar.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru Irawan, bantuan rambu-rambu jalur evakuasi tsunami tersebut kini mulai dipasang. Tim BNPB dibantu sejumlah personil BPBD telah mengerjakan 50 persen lebih pemasangan rambu-rambu evakuasi. Sedikitnya ada 220 unit rambu-rambu yang dipasang, sepanjang 45 km.  Antara lain tersebar di Pantai Tambakrejo Kec. Wonotirto, Pantai Pasur Kec. Bakung, Pantai Jolosutro Kec. Wates, dan Pantai Serang Kec. Panggungrejo. Diperkirakan pemasangan rambu-rambu evakuasi tersebut selesai dalam waktu satu minggu kedepan.

Selain pemasangan rambu-rambu evakuasi, BNPB rencananya akan membangun jalur evakuasi tsunami di sejumlah kawasan pantai tersebut. Namun pembangunannya, masih harus menunggu koordinasi dengan pihak Perhutani, mengingat lahan yang akan dibangun sebagai jalur evakuasi termasuk dalam kawasan Hutan Perhutani. Penggunaan lahan tersebut hanya bersifat pinjam pakai. Selain dilebarkan, rencananya BNPB juga akan membangun aspal untuk mempermudah evakuasi warga jika terjadi kemungkinan bencana tsunami. (IM-Dishubkominfo)