Blitar – Direncanakan pada Januari 2015 ini, ribuan warga miskin Kabupaten Blitar yang tercatat sebagai peserta Jamkesda, sudah terintegrasi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun karena membutuhkan proses yang cukup lama, dimungkinkan baru pada Maret mendatang nama warga miskin tersebut dapat terdaftar dalam kepesertaan program JKN.  Diungkapkan Kabid Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Agus Suparnadi, saat ini Pemkab. Blitar tengah menyusun Ikatan Kerja Sama (IKS) dengan pihak BPJS. Sebelumnya Dinas Kesehatan telah menuntaskan proses verifikasi 4.977 peserta Jamkesda yang akan didaftarkan dalam Program JKN. Dari jumlah tersebut tercatat 10% diantaranya tidak bisa lagi dimasukkan ke dalam database, mengingat pemegang Kartu Jamkesda sudah meninggal dunia dan pindah domisili.

Agus menambahkan, dalam bulan ini diupayakan IKS selesai dikerjakan, sehingga bulan Februari atau paling lambat Maret 2015, ribuan warga miskin peserta Jamkesda telah terintegrasi dalam Program JKN. Namun itupun sepanjang data warga miskin sudah dinyatakan valid oleh pihak BPJS, diantaranya soal NIK.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, untuk warga miskin yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta Jamkesmas, sejak tahun 2014 lalu sudah resmi menjadi peserta Program JKN, jumlahnya mencapai 345.675 orang. (IM-Dishubkominfo)