Blitar РSejak tahun 2001 Pemerintah Kabupaten Blitar telah menempatkan program Pelayanan Lansia sebagai salah satu program prioritas. Kegiatan pembinaan Lansia ini pada mulanya sebatas melakukan pembinaan kesenian tradisional bagi lansia, pembinaan olahraga lansia atau senam lansia Tera, dan pembinaan kesehatan lansia melalui Posyandu lansia di tingkat desa atau kelurahan. Pada tahun- tahun berikutnya kegiatan pelayanan lansia yang digagas Pemkab Blitar berlanjut pada berbagai program yang variatif seperti peningkatan ketakwaan lansia, peningkatan produktifitas lansia melalui kepengurusan Karang Werda, Yayasan Gerontologi Abioso, kader nenek asuh, hingga bekerjasama dengan LK3 untuk mengadakan pos konsultasi keluarga dan penghargaan kepada keluarga yang usia perkawinannya telah lebih dari 50 tahun menjadi  keluarga pioner.

Bupati Blitar, H. Herry Nugroho SE. MH., saat memberikan sambutan di hadapan tim penilai Penghargaan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Nasional (Kesoslunas) dari Kementrian Sosial RI, di Pendopo Ronggo Hadinegoro pada 26 Mei 2015, mengatakan berbekal semua program yang telah dijalankan oleh Pemkab Blitar sejak kurang lebih 14 tahun silam itu, sebelumnya Pemkab Blitar telah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur sebagai Pembina Peduli Lanjut Usia sebanyak tiga kali berturut-turut. Sehingga pada tahun 2015 ini Bupati Blitar diusulkan menjadi salah satu Calon Penerima Penghargaan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Nasional (Kesoslunas). Pelaksanaan penilaian atau wawancara yang dilakukan langsung oleh tim penilai dari Kementrian Sosial itu menjadi salah satu prasyarat utama penganugerahan Penghargaan Kesoslunas untuk semua daerah yang menjadi nominator, termasuk Kota Surabaya dan Madiun.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Advokasi dan Pelayanan Sosial Kedaruratan Bagi Lanjut Usia Dirjen Kemensos RI, Dra. Tri Hananingsih memastikan Pemkab Blitar telah memenuhi kriteria untuk mendapatkan penghargaan ini secara nasional dengan kategori Perorangan. Sesuai Peraturan Menteri Sosial No. 6 tahun 2012 tentang Penghargaan, pihaknya mengkaji Kabupaten Blitar sudah pernah mendapatkan penghargaan minimal di tingkat Provinsi. Selain itu pemerintah daerah juga telah menganggarkan APBD yang berpihak pada lansia minimal 5 hingga 7 tahun, serta mengaplikasikan program ini secara langsung di lapangan dengan sasaran para warga lanjut usia.

Sementara point utama dari penerimaan penghargaan ini adalah sejauh mana kepedulian Pemerintah daerah terhadap para warga lanjut usia. Hal itu juga ditinjau dari kebijakan Kepala Daerah yakni Bupati atau Walikota dalam memberikan anggaran yang berkesinambungan dari tahun ke tahun untuk memberdayakan para lansia dan membentuk suatu lingkungan daerah yang ramah terhadap lansia. Dalam hal ini tidak hanya sebatas bantuan materiil saja, tetapi sekaligus bisa membina para lansia menjadi lebih produktif dan mandiri.( Humas )