Blitar – Sudah menjadi agenda rutin tahunan, Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum Dhuafa di Bulan Suci Ramadhan. Bahkan untuk tahun ini, sekaligus sebagai serangkaian Hari Jadi Blitar ke-691. Tujuan dari santunan ini  sebagai momentum untuk membuka hati masyarakat agar peduli terhadap anak yatim dan kaum dhuafa, mengingat mereka mempunyai hak yang sama untuk diperhatikan. Hal ini mengemuka pada kegiatan santunan anak yatim di Pendopo Ronggo Hadinegoro Kabupaten Blitar, Selasa (30/6).

Bupati Blitar, H.Herry Noegroho dalam sambutannya mengungkapkan, anak yatim yang berada dipanti asuhan hendaknya mendapat kasih sayang layaknya kasih sayang yang diberikan di rumah. Dengan kasih sayang yang tulus diyakini, mereka akan betah tinggal di panti asuhan. Bagi para pembimbing dipanti diharapkan juga memberikan pendidikan agama yang baik agar  iman dan taqwa agar anak-anak di panti asuhan menjadi lebih baik. Dalam hidup ini tidak telepas dari IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan teknologi Dan IMTAQ (Iman dan Taqwa, Iptek dapat dispesifikasikan sebagai ilmu/berilmu sedangkan Imtaq sendiri sebagai Iman/Beriman, IPTEK dan IMTAQ. Keduanya harus seimbang sehingga melahirkan moralitas yang baik.

Seperti diketahui, santunan dari tahun ketahun berbeda. Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan santunan kepada 800 anak yatim dari 25 panti asuhan. Hadir dalam kegiatan itu beberapa Kepala SKPD, Ulama dan Umaro. Sebelumnya, kegaiatn di bulan Ramadhan juga telah diisi dengan kegiatan semaan Al Quran dan Majelis Dzikir.(Humas)