Blitar – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Mustofa mengatakan, pihaknya mengirimkan air bersih 24 ribu liter perhari untuk wilayah di Kabupaten Blitar yang mengalami kekeringan. 24 ribu liter air ini terbagi dalam dua mobil tangki BPBD, dan dikirimkan untuk dua Desa per hari. Mustofa mengatakan berdasarkan laporan yang masuk dan meminta droping air bersih ke BPBD ada 12 Desa di tiga Kecamatan, meliputi Kecamatan Wonotirto, Wates, dan Panggungrejo. Pada Selasa kemarin BPBD Kabupaten Blitar memenuhi permintaan warga Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto dan Desa Sumberboto, Kecamatan Kademangan. Sementara itu, Sumarti 48 tahun warga Desa Wonotirto mengaku senang dengan adanya droping air ini, sebab sudah lima bulan desanya mengalami kekeringan. Sumarti mengaku harus menempuh jarak kurang lebih enam sampai tujuh kilometer untuk mendapatkan air bersih di sungai saat musim kemarau seperti saat ini, karena sumur Desa yang bisanya digunakan sudah mengering. Berdasarkan laporan yang masuk ke BPBD Kabupaten Blitar, kekeringan di Kabupaten Blitar masuk kategori kekeringan kering langka dengan jarak antara pemukikan warga dengan sumber mata air antara tiga sampai lima kilometer. (RIZ-Dishubkominfo)