Blitar – Untuk kesekian kalinya, Kabupaten Blitar dilanda puting beliung. Kali ini  terjadi di Desa Sumberjo Kecamatan Sanankulon, Rabu 30 Maret 2016 pukul 16.00 WIB. Akibat  Angin puting beliung atau yang juga dikenal dengan angin leysus ini mengakibatkan sekitar 40 rumah warga, toko , gedung serba guna dan lembaga pendidikan madrasah tsanawiyah rusak. Beberapa pohon di desa tersebut banyak yang tumbang. Pasca kejadian warga langsung membenahi bangunan rusak termasuk pohon tumbang supaya tidak mengganggu arus lalu lintas. Seperti melansir data dari Kecamatan Sanankulon, kerusakan diperkirakana mencapai jutaan rupiah. Misalnya Gedung Serbaguna mencapai kurang lebih Rp300 juta, rumah Mulyono Rp 20 juta dan rumah Nurjanah sebesar Rp 30 juta. Kerusakan yang terjadi pada rumah warga mayoritas adalah atap rumah.

Bupati Blitar, H.Rijanto mengungakpkan, bencana yang terjadi merupakan ujian. Untuk itu harus dihadapi dengan kesabaran, senantiasa mengingat Allah SWT. Harus disyukuri pula, kendati telah terjadi bencana puting beliung pada Rabu 30 Maret 2016, tidak ada korban jiwa. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar tersebut juga memberikan apresiasi kepada warga Desa Sumberjo yang telah gotong royong ,kerja bakti pasca bencana tersebut terjadi. Bupati Blitar juga mengingatkan, Kabupaten Blitar memang merupakan satu diantara wilayah yang rawan bencana seperti banjir di wilayah Sutojayan, tanah longosr di Panggungrejo, dan tsunami di  daerah Pantai Pasur. Untuk itu, warga di lokasi tersebut diharapkan selalu waspada dan bisa tanggap bencana.

Bupati Blitar yang didampingi Wakil Bupati Blitar, Marhaenis, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Palal Ali Santoso, Dandim 0808 Arm. Surya Dany,SH, serta sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, memberikan bantuan sembako dan sejumlah dana kepada para korban puting beliung secara simbolis. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar meninjau lokasi kejadian.(Humas)