Blitar – Gotong royong bukan saja merupakan kebiasaan yang sudah menjadi tradisi dikalangan masyarakat. Budaya gotong royong ini dikenal dengan berbagai istilah misalnya, gugur gunung, kerja bhakti, sayan, rewang, takziah dan lain sebagainya. Ini menunjukkan adanya nilai komitmen, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Untuk itu, pada Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan hari Kesatuan Gerak PKK ke-44 Tahun 2016, diingatkan kembali untuk mengobarkan semangat gotong royong yang notabene merupakan budaya asli bangsa Indonesia, nilai adiluhung bangsa. Demikian ungkapan Bupati Blitar, H.Rijanto yang menjadi inspektur upacara diacara Puncak Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44 Tahun 2016,di Pantai Peh Pulo Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo, Kamis, 19 Mei 2016.

Bupati Blitar menjelaskan, nilai komitmen yang terkandung dalam gotong royong merupakan kebulatan tekad untuk melakukan sesuatu. Dan tentunya seluruh masyarakat Kabupaten Blitar bersama aparatur pemerintah tanpa kecuali berkomitmen untuk mewujudkan Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing. Ini harus diwujudkan dalam lima tahun kedepan. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini berharap, untuk mewujudkan visi tersebut harus melalui kerja keras tanpa kenal lelah. Sementara itu, nilai kebersamaan diartikan tidak saja akan menciptakan suasana rukun tetapi juga akan menciptakan kekuatan luar biasa. Sedangkan kepedulian dimaknai sebagai tindakan untuk prihatin terhadap kesulitan orang lain. Bupati Blitar juga menjelaskan, dipilihnya Pantai Peh Pulo sebagai Lokasi Pencanangan BBGRM dan HKG selain mempromosikan potensi wisata alam, juga sebagai bentuk empati atau kepedulian terhadap masyarakat di daerah pinggiran. Diharapkan kita bisa merasakan kesulitan mereka sehingga tumbuh rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Membangun dari pinggiran merupakan konsep Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla sebagaimana diamanatkan dalam Nawa Cita. Terkait hal itu, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini meminta untuk selalu memupuk semangat gotong royong. Pasalnya, gotong royong kunci untuk maju. Jargon, Guyub Makaryo Murih Santoso ( Bekerja Kompak Untuk Kesejahteraan Masyarakat) juga harus dipegang. Karena dengan kerja keras dan kompak atau dengan gotong royong, hasil akan maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga mengingatkan, semua elemen untuk menjaga situasi tetap kondusif, aman, nyaman dan senantiasa senyum ramah kepada setiap tamu yang datang. Selain itu juga harus bisa menghindari bahaya narkoba serta penyakit masyarakat lainnya. Untuk itu, setiap warga wajib waspada terhadap lingkungan sekitar.

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44 Tahun 2016 yang bertemakan, “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) Masyarakat Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Sebagai Mitra Pemerintah Desa dan Kelurahan,” ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Blitar yang didampingi Wakil Bupati Blitar dan unsur Forpimda. Juga diacarakan secara simbolis pemberian piagam, piala dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba gotong royong masyarakat kategori desa dan kelurahan, lomba administrasi PKK Kecamatan dan lomba Admnistrasi PKK Desa. Pada kesempatan tersebut, Bupati Blitar memberikan penghargaan kepada Juara 1, 2 dan 3 lomba gotong royong masyarakat kategori desa dan kelurahan. Lomba ini jawaranya adalah Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro, juara 2 oleh Desa Krisik Gandusari, dan juara 3 adalah Desa Tingal Kecamatan Garum. Untuk kategori lomba gotong royong kelurahan juara 1 diraih oleh Kelurahan Sukorejo, Juara 2 Kelurahan Kaweron, dan Juara 3 Kelurahan Kademangan. Sedangkan lomba admnistrasi PKK Kecamatan, Ketua TP PKK, Hj. Ninik Rijanto memberikan penghargaan kepada Kecamatan Wates sebagai juara 1, juara 2 oleh Kecamatan Selorejo dan Juara 3 diraih oleh Kecamatan Wonotirto. Sementara pada lomba administrasi PKK Desa, Desa Pakisrejo Kecamatan Srengat sebagai juara1, Desa Sukosewu Kecamatan Gandusari meraih juara 2 dan Desa Doko Kecamatan Doko juara 3. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Wakil Ketua TP PKK, Ny. Untari Marhaenis

Usai acara, Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, sekretaris daerah Kabupaten Blitar serta unsur Forpimda melakukan penanaman pohon di sekitar Pantai Peh Pulo.      Sebelumnya, Plt. Kepala Bapemas Agus Santoso yang juga Ketua Penyelenggara acara tersebut menjelaskan, rangkaian kegiatan BBGRM telah dimulai sejak bulan Pebruari 2016. TP PKK Kabupaten Blitar pada 19 Mei 2016 sekitar pukul 07.30 WIB juga menggelar bakti sosial di Balai Desa Sumbersih, yakni donor darah, pemasangan alat kotrasepsi gratis, pemberian bingkisan kepada lansia, dan pemberian tambahan asupan gizi pada balita serta ibu hamil.(Humas)