Blitar – Masyarakat harus selalu menjaga semangat gotong royong.  Mengingat gotong royong merupakan ruh pembangunan bangsa. Hal ini dikemukakan oleh Gubernur Jawa Timur, H.Soekarwo saat membuka Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke- 44 Provinsi Jawa Timur, di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, Rabu 11 Mei 2016.

Orang nomor satu di Jawa Timur ini juga mengungkapkan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur nilai gotong royong sangat penting diera pasar bebas saat ini. Untuk itu Gubernur  mengajak Bupati dan Walikota untuk gotong royong memperbarui tenaga kerja industri kecil primer maupun sekunder dengan melatih para pekerja. Selain itu,  juga bisa menggerakkan perempuan pada kegiatan TP PKK untuk meningkatkan ekonomi, mulai pembuatan produksi sampai pengemasan yang menarik isi serta rasanya.

Sementara itu saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa dan Kelurahan se-Indonesia yang telah berupaya melaksanakan pembangunan dan menjaga semangat gotong royong.

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati/Walikota  dan Ketua TP PKK se- Jawa Timur , Pangdam V Brawijaya serta sejumlah tamu undangan tersebut bertemakan,”  Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBRGM) Kita Daya Gunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Sebagai Mitra Pemerintah Desa Dan Kelurahan.”.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Hj Nina Soekarwo berpesan agar penggerak PKK di JawaTimur tetap memberikan perhatian khusus pada fungsi posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan pendidikan dalam bidang kesehatan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan sesuai surat edaran Menteri agar mengoptimalkan peran posyandu. Hj.Nina Soekarwo mengaku cukup bangga dengan prestasi PKK Jawa Timur yang selalu mendapat penghargaan di tingkat nasional sehingga tidak diperbolehkan mengikuti lomba di tingkat nasional.

Sekedar catatan,  pada BBGRM tahun ini, PKK Jawa Timur memberikan penghargaan Pin emas kepada 76 kader penggerak PKK yang mengabdi selama minimal 15 tahun.  Dua diantaranya dari Kabupaten Blitar, yakni Karsiatin dan Bambang dari Badan PPKB Kabupaten Blitar. Penghargaan ini hanya dilakukan oleh Jawa Timur.

Usai acara pembukaan, Gubernur Jawa Timur  membuka pameran ekonomi yang dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Tuban. Kemudian dengan diikuti oleh seluruh undangan yang hadir,  gubernur meninjau stan pameran. Seperti diketahui, pada pameran ekonomi diacara tersebut Kabupaten Blitar menampilkan rumah jenang dan opak tayamum (krupuk yang digoreng dengan pasir).  Rumah jenang dari Kec. Kademangan ini mengadakan simulasi membuat jenang (ngudek jenang) bersama-sama. Ini sebagai simbul semangat gotong royong.(Humas)