Blitar  –  Pembangunan  infrastruktur di Kabupaten Blitar hingga caturwulan pertama belum maksimal, karena dilihat dari penyerapan anggaran oleh Dinas PU Bina Marga dan Pengairan, masih mencapai sekitar 40% saja. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Nur Fathoni mengatakan  lambatnya penyerapan anggaran oleh Dinas PU Bina Marga dan Pengairan  bisa disebabkan beberapa faktor seperti proses lelang yang lambat, anggaran dari Dinas PU Bina Marga dan Pengairan  tersendat, serta bisa karena kekurangan maupun kelebihan CV. Sehingga Fatoni menegaskan, pihaknya segera melakukan evaluasi dengan  manggil Dinas PU Bina Marga dan Pengairan untuk menyelesaikan beberapa faktor penyebab lambatnya penyerapan anggaran itu, agar masalah seperti ini tidak terulang tiap tahun. Diberitakan sebelumnya, alasan Dinas PU Bina Marga dan Pengairan, lambat dalam menyerap anggaran diantaranya, ada beberapa proyek yang memakan waktu cukup lama seperti pembangunan jembatan yang memakan waktu lebih dari 4 bulan. Namun proses penyelesaian pembangunan akan diselesaikan  sampai Oktober atau sebelum penyusunan PAK. (RIZ-Dishubkominfo)