Blitar – Haji yang mabrur sebagaimana Sabda Rosullah merupakan haji yang mendapat balasan surga. Predikat ini merupakan dambaaan setiap orang yang melaksanakan rukun Islam kelima sebagai kesempurnaan Islam. Hal ini disampikan Bupati Blitar, H.Rijanto dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Ec. Ahmad Husein, M.Si pada kegiatan Tasyakuran Haji 2016 Pemerintah Kabupaten Blitar di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Kamis, 13 Oktober 2016.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini dalam sambutannya juga mengungkapkan setelah menjalani rukun Islam kelima dan menyandang haji ada tugas penting  yakni menjaga ibadah. Hendaknya ibadah yang dilakukan saat ini sama dengan ketika di tanah suci Makkah. Berlomba dalam sholat berjamaah, seolah berebut tempat sholat ketika mendengar adzan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga menyampaikan selamat Tahun Baru Hijriyah 1437 H bagi kaum muslimin di Kabupaten Blitar. Harapannya, dengan memasuki tahun baru ini dapat lebih baik, juga sebagai sarana intropeksi diri, muhasabah (menghitung) sejauh mana kegiatan yang telah dilakukan, bakti kepada masyarakat ditahun lalu, sehingga bisa membuat rencana kedepan lebih baik.

Diakhir sambutannya, Bupati Blitar mendokan semoga para undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut, selalu diberi kesehatan, umur yang panjang, rizki yang halal dan diberikan kesempatan untuk pergi ke tanah suci lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh KH. Agus Muadzin M.Pd. Dalam tausiahnya disampaikan bahwa, meskipun kembali ke tanah air, ibadah harus tetap sama dengan saat melaksanakan rukun haji. Misalnya sodaqoh, sholat berjamaah maupun kegiatan ibadah yang lain.

Sementara itu, Drs. H.Makinudin, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa calon jamaah haji Kabupaten Blitar berangkat ketanah suci  Al Mukatulmukaramah pada tanggal 16 Agustus 2016 dari Halaman Masjid Miftakhul Jannah Wlingi dan kembali ke tanah air pada 26 September 2016. Kegiatan tasyakuran ini berjuan untuk ajang silaturrahmi. Undangan yang hadir dari jamaah haji Tahun 2016 yakni 720 orang. 680 reguler dan 40 plus. Menurutnya, dengan berkumpul di Pendopo Sasana Adhi Praja dan mengenakan pakaian serba putih  mengingatkan kembali ketika wukuf di Arofah. Tidak ada strata dalam masyarakat, tidak boleh berbuat fasik, berdebat apalagi berkata kotor. Semua bermunajat kepada Allah SWT sebagai puncak ibadah haji. Yang terdengar hanya bacaan Al Quran, dzikir, tasbih dan istigfar. Harapannya, dengan tasyakuran haji kali ini bisa mengobati kerinduan seperti di tanah suci.

Dihadapan undangan yang hadir seperti anggota Forpimda, beberapa Kepala SKPD, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Drs. H.Suhadi, MM menyampaikan, 677 jamaah haji Kabupaten Blitar tergabung dalam kloter 20, kloter 21 (dengan Kota Kediri) dan Kloter 22 (bersama Kabupaten Trenggalek) diberangkatkan dari Blitar ke Asrama haji Sukolilo Selasa, 16 Agustus 2016. Pada tanggal 17 Agustus 2016 menuju Madinah. Selama di Madinah jamaah meninggal 1 orang atas nama Ny. Rubiyah  warga Kauman Srengat. Selanjutnya, jamaah menuju Makkah, dimana kloter 20 ditempatkan di sektor 7 Wilayah Roudhoh, kloter 21 di Sektor 2 wilayah Mahbaz Jin. Dan Kloter 22 di Sektor 8 Wilayah Jarwal. Di Kota Makkah jamaah Kabupaten Blitar berkurang lagi 3 orang yakni Ny. Siti Maryam dari Tawangrejo Wonodadi, Ny. Sudarsih dari Jatikeplek Kauman Wlingi dan Bpk. Rokani dari Centong Sawentar Kanigoro.

Pada kegiatan tersebut, juga diacarakan penyerahan wakaf Al Quran secara simbolis. Penyerahan wakaf sekitar 1800 muskhaf dari jamaah haji Tahun 2016. Wakaf tersebut diberikana kepada  Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Blitar, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan Taman Kanak-Kanak Al Quran Kabupaten Blitar, Ketua FKDT Kabupaten Blitar. Juga penyerahan jariyah untuk rehabilitasi masjid senilai 30 juta kepada Masjid Al Makmur Selorejo.

Seperti diketahui, jamaah asal Kabupaten Blitar yang berangkat dari Halaman Masjid Miftakhul Jannah Wlingi pada 16 Agustus 2016 diberangkatkan secara langsung oleh Bupati Blitar, H.Rijanto disaksikan anggota Forpimda dan beberapa Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. (Humas)