Blitar – Sejak Tahun 2014, model Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) memang berubah. Tujuannya menciptakan pemimpin yang handal, inovatif dan kreatif. Dengan inovasi dan kreatifitas, seorang pemimpin telah mampu menerobos project perubahan yang telah didapat sebagai momentum untuk menaikkan kinerja. Ini demi pelayanan publik yang lebih baik. Mengingat saat ini pemimpin bukan lagi dilayani melainkan harus melayani masyarakat.  Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Fungsional Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Ir. Ardi Nursanto saat upacara penutupan Diklatpim Tingkat IV Angkatan CXX Tahun 2016 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Jum’at, 25 November 2016 di LEC Pojok Garum.

Lebih lanjut ditegaskannya,  para peserta yang telah mengikuti Diklatpim IV ini harus melihat jauh kedepan. Artinya, tidak saja lebih menitikberatkan pada kemampuan manajerial sesuai levelnya, namun lebih mengarah kepada kepemimpinan yang transformative, baik di level teknis, manajerial dan stratejik.

Ditempat yang sama, Drs. Ec.A.Husein, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra yang mewakili Bupati Blitar, H.Rijanto menyampaikan, Diklatpim ini diselenggarakan  bukan sekedar untuk memenuhi persyaratan administrasi atau formalitas belaka. Mengingat jabatan eselon IV adalah posisi strategis sekaligus diharapkan mampu berkontribusi terhadap kelancaran tupoksi di masing-masing SKPD. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini dalam sambutannya juga mengingatkan bahwa memasuki  Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang satu diantaranya mensyaratkan inovasi, para pegawai ASN dituntut untuk berkompetisi secara sehat dan ketat. Pilar utamanya adalah kesiapan SDM yang handal, professional dan berwawasan. Dengan demikian kepemimpinan transformative harus bisa memandu, mengarahkan dan mempengaruhi orang yang dipimpin untuk membawa perubahan baik internal maupun eksternal.

Sementara itu, H.A.Lazim, SE, MM, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blitar dalam laporannya mengungkapkan bahwa seluruh peserta Diklatpim IV yang berjumlah 40 orang lulus semua dengan predikat sangat memuaskan 7 orang, memuaskan 31 orang dan cukup memuaskan 2 orang.  Diklatpim IV ini  berlangsung selama 80 hari dan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaenis pada 11 Agustus 2016 lalu di LEC Pojok Garum.  Kegiatan locus bagi peserta Diklatpim IV ini adalah satu diantara Puskesmas di Kabupaten Sumenep, Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep dan Kantor Camat Sumenep. Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan semua peserta mampu meningkatkan komitmen, integritas, loyalitas demi pelayanan publik yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut H.A.Lazim, SE, MM, juga menyampaikan 10 besar peserta terbaik pada Diklatpim Tingkat IV Angkatan CXX Tahun 2016 yaitu:

  1. Drh. Suyani dari Dinas Peternakan
  2. Hasnan Efendi dari Dinas Kesehatan
  3. Nurul Hasanah dari UPTD. Dinas Peternakan
  4. Kartina Rahayu dari Kelurahan Kauman
  5. Suyono Puskesmas Wlingi
  6. Surtiyah dari Kelurahan Beru
  7. Rio Nindya Permana dari Kelurahan Tangkil
  8. Drs. Agus Basuki dari Kecamatan Udanawu
  9. NS.Nurul dari RSUD. Ngudi Waluyo
  10. Mei Huda Nugraha

 Acara yang dihadiri oleh masing-masing mentor tersebut juga diacarakan pelepasan secara simbolis tanda peserta Diklatpim IV. Juga pemberian penghargaan terhadap 3 besar peserta terbaik dalam Diklatpim IV Angkatan CXX oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra yang disaksikan oleh Kepala Bidang Fungsional Badan Diklat Provinsi Jawa Timur dan Kepala BKD Kabupaten Blitar. (Humas)