Blitar – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar Indra Gunawan mengatakan, saat ini sekitar 300 koperasi di Kabupaten Blitar tengah melakukan proses pengajuan Nomor Induk Koperasi atau NIK di ke Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, tetapi saat ini pihaknya kesulitan dalam mendaftarkan 300 koperasi itu karena sistem pendaftaran secara online saat ini sering error. Menurut Indra, karena sistem diakses oleh semua daerah dan banyaknya data yang diinput membuat pendaftaran secara online yang dilakukan pemkab sering gagal. Indra mengaku, dalam bulan ini pihaknya akan mengirimkan tim khusus ke Kementrian Koperasi untuk melakukan input dan pendaftaran NIK kepada petugas yang ada di Kementrian, karena berdasarkan informasi dari daerah lain yang sudah melakukan pendaftaran secara langsung dapat lebih mudah dan cepat. Indra menambahkan, jika sampai bulan Oktober ini koperasi tidak mengurus NIK maka koperasi akan dianggap tidak aktif dan akan dibubarkan. (RIZ-Diskominfo)