Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar menerima kunjungan Rektor Universitas  Al Ahqof dari Yaman yang didampingi beberapa habib dari negara tersebut. Kunjungan mereka di terima oleh Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM, Ketua MUI Kabupaten Blitar, serta beberapa alim ulama dan pimpinan Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Blitar. Di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro (RHN), Selasa (4/4) sekitar pukul 19.00 WIB, Bupati Blitar menyambut baik kunjungan kali pertama para habib dari Yaman tersebut. Dalam sambutannya Bupati Blitar menegaskan bahwa tingkat toleransi di kabupaten ini sangat tinggi. Kerukunan antar umat beragama terjaga. Sehingga harapannya, dengan kehadiran para habib di Kabupaten Blitar, masyarakat semakin memahami bahwa Islam itu damai, rahmatan lil alamin. Dengan menanamkan Islam yang rahmatan lil alamin, situasi akan tetap kondusif.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Blitar, KH.Zamroji. Dalam sambutannya KH.Zamroji menyampaikan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan sesama manusia. Sehingga diharapkan Islam tetap rahmatan lil alamin, terhindar dari paham radikalisme. Disampaikan pula bahwa, undangan yang hadir dalam kunjungan habib  dari Yaman tersebut adalah organisasi Islam dari berbagai unsur diantaranya NU, Muhamadiyah, LDII dan ormas Islam FPI.Ini membuktikan bahwa kendati dari Islam berbagai golongan tetap rukun, menghormati satu sama lain.

Dihadapan undangan yang hadir, Habib Abu Bakar Al Mashur  Adni dari Yaman mengungkapkan, dari jaman Rosullullah, Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin.Jika tidak, barangkali Islam tidak akan sebesar seperti sekarang ini. Paham radikalisme, terorisme yang mengatasnamakan Islam bukanlah Islam. Menurutnya itu ulah sekelompok oknum atau orang. Hal ini juga diamini oleh Syeh  Musab dari Inggris yang telah menjadi mualaf sejak beberapa tahun lalu. Karena keindahan, kerukunan dan kedamaian Islam, Syeh Musab memilih Islam sebagai agamanya. Dia juga mengaku sangat bangga menjadi orang  Islam. Ditempat yang sama, Rektor Universitas  Al Ahqof, Habib Abdullah Baharun  menyampaikan dakwah tentang nabawiyah. Dalam dakwah nabawiyah ini sangat menjunjung tinggi Islam yang rahmatan lil alamin, anti radikalisme serta terorisme. Islam rahmatan lil alamin baginya merupakan Islam yang tidak keras dan juga tidak lembek, sehingga bisa diterima oleh semua kalangan. Dia juga menceritakan tentang keberadaan santrinya yang ada di Gresik Jawa Timur. Kepada santri-santrinya, dia menegaskan menolak ajaran atau paham radikalisme.

Seperti diketahui, kegiatan sillaturahmi para habib dari Yaman ini berlangsung sampai  pukul 23.00 WIB. Hadir dalam kegiatan itu, Habib Mochamad Jaelani (Yaman), Habib Ubadidilah dari Surabaya serta undangan  yang jumlahnya sekitar 500 orang, termasuk seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar dan Muspika se-Kabupaten Blitar.(Humas)