Blitar – Pada tanggal 19-21 Mei 2017, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Bank Indonesia Perwakilan Kediri akan menggelar berbagai kegiatan dengan melibatkan UMKM yang ada di Kabupaten Blitar. Kegiatan yang bertajuk Inklusi Keuangan dan Klinik UMKM ini bertujuan memberikan semangat kembali bagi UMKM dalam menggerakkan perekonomian dimasyarakat. Hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar, Drs.H.Rijanto, MM saat menggelar Jumpa Pers di Lantai 1 Kantor Bupati Blitar, Selasa (16/5).

Dijelaskan pula, kegiatan ini sebagai bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya maksimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan berbagai cara. Satu diantaranya melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia. Harapannya, kegiatan yang kali pertama dilakukan ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus masyarakat cinta rupiah. Artinya masyarakat tidak menyimpan mata uang negara lain kecuali mata uang rupiah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar, Ir. Indra Gunawan, MM.

Dipaparkan pula, kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari dan akan dibuka oleh Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM ini  akan diikuti sekitar 200 UMKM di Kabupaten Blitar. Hari Jumat, 19 Mei 2017, selain pembukaan juga akan digelar fashion show batik atau pesona batik, kunjungan ke stand UMKM dan pagelaran wayang kulit ( malam harinya, 19 Mei 2017). Pada tanggal 20 Mei 2017,  di Pendopo Sasana Adhi Praja akan digelar  lomba mewarnai bagi siswa TK dengan peserta sekitar 150 orang, juga Seminar Pembangunan Ekonomi Daerah. Dan malam harinya, akan digelar Blitar Festival Kopi 2017. Peserta sekitrar 400 orang. Dalam coffee party ini, akan dijelaskan bagaimana menanam kopi, merawat serta menyajikan kopi yang sehat. Mengingat kopi merupakan komoditas ekspor unggulan  nomor dua setelah migas. Sedangkan pada tanggal 21 Mei 2017, selain akan di gelar Senam Bugar UKM yang dirangkai dengan Deklarasi atau Pencanangan Desa UKM di Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan, juga akan digelar Seminar Motivasi di Kampung Coklat dengan motivator Remaja Tampubolon. Untuk Peserta senam diprediksi mencapai 2 ribu  sampai 3 ribu orang. Sementara peserta motivasi sekitar 400 orang.

Ditempat yang sama, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kediri, Djoko Raharto menyampaikan, kegiatan serupa ini pernah digelar di beberapa kota di Jawa Timur, misalnya di Kota Kediri. Ini sebagai komitmen Bank Indonesia untuk mendorong perekonomian daerah melalui kegiatan Semarak UMKM dan Keuangan Inklusi. Atau dengan kata kata lain, sebagai perwujudan peran advisory pemerintah dalam pengembangan perekonomian di wilayah kerja serta memperluas pemahaman masyarakat mengenai tugas, peran, dan fungsi Bank Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini antara lain, mendorong terwujudnya keungan inklusi melalui Gerakan Nasional Non Tunai, Cinta Rupiah dan Klinik Bisnis UMKM dengan lembaga keuangan, mendorong semakin tumbuh kembangnya UMKM sehingga jumlah UMKM, kapasitas produksi dan frekuensi kegiatannya meningkat, dan meningkatkan peran UMKM dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut Bank Indonesia juga akan memberikan apresiasi kepada masyarakat pengumpul koin terbanyak, juga pemberian hadiah dan penghargaan bagi pemenang lomba. Harapannya, kegiatan ini bisa memacu UMKM untuk kembali eksis, sehingga visi Bupati/Wakil Bupati Blitar, Menuju Kabupten Blitar Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing segera terwujud.

Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP.Slamet Waluya, S.Ik yang hadir dalam jumpa pers tersebut memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Kediri dan Pemerintah Kabupaten Blitar yang akan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Sebagai bagian dari Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Satgas Pangan, Polres Blitar mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Satgas ini bertugas diantaranya mengawasi penyimpangan-penyimpangan harga kebutuhan pokok. Sehingga harga tetap stabil.(Humas)