Blitar – Hingga Bulan Juli 2017, Pemerintah Kabupaten Blitar sudah Membebaskan 52 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Pasung, Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Krisna Yekti. Pada Senin, 31/07/17 ia menjelaskan, program Pemprov Jawa Timur bebas pasung yang diluncurkan sejak tahun 2015 lalu hingga saat ini belum bisa maksimal diterapkan karena sejumlah daerah seperti Kabupaten Blitar program hingga kini masih ada orang dengan gangguan jiwa yang dipasung oleh pihak keluarganya. Krisna Yekti menjelaskan, hingga akhir bulan Juli ini pihaknya sudah membebaskan 52 orang pasien pasung dimana 28 orang dinyatakan sudah bebas namun sisanya sekitar 24 orang juga sudah dinyatakan bebas tetapi masih perlu pengawasan dan tetap melakukan pengobatan terlebih dahulu. Ia mencatat, di tahun 2017 ini diwilayah kabupaten Blitar ada sekitar 103 orang pasien pasung, sedangkan sisanya saat ini ada 48 orang ditargetkan juga akan dibebaskan tahun ini. Menurutnya, pembebasan pasung dilakukan secara bertahap serta harus melihat kondisi dari yang bersangkutan dan perlu persetujuan dari pihak keluarga sehingga nanti ketika sudah dibebaskan bisa beradaptasi dengan lingkungan nya.

Krisna menambahakan, setiap pasien pasung setelah dibebaskan wajib mengikuti pelatihan kerja agar yang bersangkutan bisa mandiri dan penyakit nya tidak kambuh kembali. (RIZ-Diskominfo)