Blitar – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Kuspardani mengatakan, pasca kejadian yang diduga keracunan yang menimpa belasan siswa SDN Krisik 3 Gandusari setelah mengonsumsi makanan sejenis tempura dan cilot, pihaknya langsung mengamankan beberapa makanan tersebut.

Kuspardani mengaku, untuk saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab dari kejadian tersebut apakah dikarenakan keracunan atau faktor cuaca, ia menegaskan saat ini ia sudah mengirim beberapa sampel makanan itu ke laboratorium kesehatan daerah milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Surabaya untuk dilakukan pengecekan secara mendalam. ” Hasilnya baru akan keluar 2 minggu mendatang. Setelah keluar nanti bisa diketahui penyebab pasti kejadian yang menimpa siswa siswi SDN Krisik 3 Gandusari tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut dr. Kuspardani menambahkan, saat ini belasan siswa siswi tersebut sudah dipulangkan ke rumah masing – masing setelah sebelumnya menjalani perawatan di Puskesmas. Sementara itu untuk keluarga siswa juga sudah diberikan penyuluhan terkait bahaya membeli makanan sembarangan.

Kuspardani berharap kedepanya agar kasus ini tidak terjadi kembali. “Saya berharap semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali dimasa mendatang,” pungkasnya. (RIZ-Diskominfo)