Blitar – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Budi Kusumarjaka menjelaskan, dengan adanya kasus puluhan remaja di Kendari yang menjadi korban setelah mengkonsumsi obat Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) dan sesuai dengan penjelasan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa efek obat yang dikonsumsi tersebut mirip dengan Flakka. Budi menyampaikan, pihaknya meminta setiap sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa siswi nya, dikarenakan selama ini banyak kasus narkoba yang melibatkan remaja dimulai dari makanan yang mereka makan yang biasanya di perjual belikan di luar sekolah.

Menurutnya, pihak sekolah seharusnya melarang siswa nya untuk membeli dan mengkonsumsi makanan yang dijual di luar sekolah yang tidak diketahui makanan tersebut mengandung zat berbahaya atau tidak, sehingga lebih baik siswa membawa makanan dari rumah.

Selain itu Budi menambahkan, pihaknya meminta kepada para orang tua juga turut mengawasi makanan yang dikonsumsi oleh anak nya dan mengawasi jika ada perubahan perilaku anak nya. (RIZ-Diskominfo)