Blitar – Kasi Pengendalian Pemberantasan Penyakit Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Eko Wahyudi menjelaskan, saat ini terpantau diskriminasi bagi ODHA sudah hampir tidak ada, Bahkan banyak ODHA yang sudah kembali beraktivitas seperti biasanya. Eko mengakui, hal ini berkat sosialisasi yang gencar dilakukan oleh Dinas Kesehatan bersama dengan stakeholder terkait, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ODHA tidak berbahaya dan tidak perlu di asingkan dari lingkungannya, dan saat ini pandangan masyarakat terhadap ODHA sudah berubah jika di bandingkan dengan sebelumnya. Menurutnya, tindakan diskrimasi ini terjadi karena masyarakat belum paham soal ODHA dan mereka hanya menilai dari jumlah penderita yang ada di Kabupaten Blitar setiap tahunnya selalu meningkat dan bahkan ada yang hingga meninggal dunia.

Eko menambahkan, perlu diketahui sampai bulan September 2017 jumlah penderita HIV AIDS di Kabupaten Blitar ada 95, dan 13 orang diantaranya meninggal dunia. (RIZ-Diskominfo)