Blitar – Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM yang didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, M.Amrullah bersama beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar menghadiri panen raya padi jenis ciherang di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kamis (1/3). Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini memberikan apresiasi kepada para petani terhadap hasil panen di wilayah tersebut, sekaligus memuji penggunaan alat pemotong padi sehingga membantu petani lebih produktif.

Lebih lanjut Bupati Blitar menyampaikan agar petani di Kecamatan Sutojayan tetap tenang jika banjir melanda. Karena tahun ini Pemerintah Kabupaten Blitar bersama BBWS Brantas akan memulai normalisasi di Kali Bogel. Seperti diketahui, rencana normalisasi akan dilakukan setelah melalui beberapa komunikasi dan konsultasi dengan dua kementerian. Normalisasi Sungai Bogel dan Kedut Unut akan berlangsung sampai 2019.

Bupati Blitar juga berharap, sinergi dengan TNI melalui Program Sergab ( Serap Gabah) terus berlanjut dan berlangsung baik. TNI yang membeli gabah petani bisa memacu para petani untuk meningkatkan produksinya.

Sebelumnya, Ketua Gapoktan Rukun Tani, Alwi mengungkapkan, kegiatan panen raya ini juga berbarengan dengan ulang tahun ke-10 Kelompok Tani Rukun Tani. Potensi panen padi sekitar 1600 ha dan sudah mencapai 30%  atau sekitar 7,7 ton per hektarnya. Disampaikan pula bahwa, lahan pertanian di Kecamatan Sutojayan bukan hanya tanaman padi namun holtikultura. Area cabe di wilayah ini sekitar 4000 ha dengan masa panen bulan 4 dan 5.  Diharapkan pada bulan tersebut ada panen raya cabe. Harapannya pula, Pemerintah Kabupaten Blitar mendukung program dari Kelompok Tani. Sehingga kelompok tani bisa terus meningkatkan hasil produksinya dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, Bupati Blitar dan rombongan melakukan panen padi secara simbolis dengan alat pemotong padi combine. Seperti diketahui, Kecamatan Sutojayan mendapat bantuan 6 unit alat pemotong padi combine.(Humas)