BLITAR KAB – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dalam memberikan pelayanan yang praktis dan efektif telah berinovasi dengan program Alasar (Akta Lahir Terbit Sebelum Sepasar). Program tersebut disampaikan kepada seluruh Bidan yang ada di Kabupaten Blitar dalam Rapat Koordinasi Administrasi Kependudukan pada Rabu (25/09/2019) di Forastero Hall Kampung Coklat, Kecamatan Kademangan, Blitar. Jumlah penduduk menurut data Dispendukcapil Kabupaten Blitar mencapai satu juta empat ratus ribu jiwa lebih. Progres penerbitan dokumen Kependudukan baik yang tercakup dalam penerbitan kutipan Akta Kelahiran bagi anak usia 0 sampai dengan 18 tahun sebanyak 314.620 jiwa sudah memiliki Akta Kelahiran sejumlah 87,01% atau 273.765 anak. Sosialisasi tersebut dibuka oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM dengan ditandai pemukulan gong. Menurut Bupati dalam sambutannya mengatakan, program Alasar tersebut merupakan perwujudan Dukcapil Go-Digital untuk mempercepat, mempersingkat dan mendekatkan layanan penerbitan Akta Kelahiran melalui program aplikasi e-Siap. “Harapan kita dengan adanya sosialisasi ini dapat mewujudkan kondisi kehidupan yang lebih layak bagi penduduk kita terkait Adminduk, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat lainnya yang belum memiliki Akta Kelahiran,” tutur Bupati Blitar. Nantinya proses tersebut akan dicatat oleh Bidan yang menangani kelahiran anak, dengan meminta nama atau data informasi dari orang tua anak yang selanjutnya bidan akan memberikan data informasi kepada Dispendukcapil  cukup menggunakan aplikasi dari HP android tanpa datang ke Kantor Dispendukcapil. “Cukup dengan menggenggam hp android bisa mengurus Administrasi Kependudukan. Bisa juga untuk perubahan KK, KIA (Kartu Identitas Anak) dan Akta Kelahiran. Satu kali ngurus sudah mendapat 3 dokumen, tanpa menunggu waktu yang lama dan semua pengurusan Adminduk tersebut gratis,” ungkap H. Rijanto.