BLITAR KAB – Pemerintah Kabupaten Blitar menghadiri pertemuan dalam rangka Penjajakan dan penguatan kerja sama antardaerah untuk Komoditas Pangan Strategis yang dilaksanakan di Hotel Grand Surya Kediri, Jum’at (01/11/2019). Pertemuan untuk Wilayah Keresidenan Kediri tersebut dihadiri Staf Ahli Hubungan Ekonomi dan Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, Perwakilan BI DKI Jakarta, Joko Raharjo, perwakilan OPD dari Dinas Perekonomian Provinsi DKI Jakarta serta dari BUMD Pangan DKI Jakarta yakni Perumda Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya serta perusahaan Sayurbox. Sementara itu, dari pemkab Blitar hadir Bagian Perekonomian dan Pembangunan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar. Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Blitar, Ir. Ulfie Zulfiqar Z, MM mengatakan pertemuan tersebut merupakan kunjungan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta dalam memastikan komoditas pangan yang ada di Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri maupun Kabupaten Tulungagung. Dalam hal ini, Pemkab Blitar mendapatkan kesempatan dikunjungi langsung oleh TPID DKI Jakarta. Usai pertemuan di Kediri, rombongan langsung mendatangi komoditas telur ayam dari Koperasi Putra Blitar yang ada di Desa Dadaplangu Kecamatan Ponggok. Sebagai penghasil telur ayam nomor dua di Indonesia dan menjadi urutan pertama untuk daerah Provinsi Jawa Timur, dalam sehari Koperasi Putra Blitar mampu memproduksi 120 ton dan telah bekerja sama dengan PT. Food Station DKI Jakarta dalam satu bulannya mengirim 160 ton. Ulfie Zulfiqar mengungkapkan Pemkab Blitar tidak hanya menawarkan telur ayam, namun ada komoditas cabe dari Koperasi Ladang Tani Makmur dan Komoditas ayam pedaging dari Koperasi Blitar Broiler Community. “Kami berharap ada pengembangan kerja sama antara Pemkab Blitar dan DKI Jakarta, jadi harapannya kedepan bisa mengirim 160 ton lebih untuk PT. Food Station dan bisa mengirim ke daerah-daerah lain. Selain itu, kerja sama komoditas cabe, ayam pedaging maupun potensi lain seperti buah dan sayuran sangat kami harapkan.” ungkapnya.