BLITARKAB. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar menggelar workshop instansi pemerintah sekaligus Pelatihan Aplikator Pelaporan Inpres No. 6 tahun 2018 di Hotel Grand Mansion Blitar, Kamis (02/05/2019). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Blitar Marhaenis UW. Tampak Hadir Kepala BNN Kabupaten Blitar AKBP Agustianto, Kepala Bappeda Kabupaten Blitar Ir Suwandito, dan perwakilan Aplikator masing-masing OPD. Rencana Aksi P4GN Tahun 2018-2019 digelar serentak di Indonesia. Kabupaten Blitar mendahului untuk melaksanakan rencana aksi tersebut. Wakil Bupati Blitar Marhaenis UW mengatakan Pemda wajib mendukung dalam program tersebut, karena bagaimanapun harus bersama-sama untuk memberantas bahaya narkoba yang ada di Kabupaten Blitar. “Pemda memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Kepala BNN Kabupaten Blitar AKBP Agustianto yang telah menurunkan penggunaan narkoba yang ada di Kabupaten Blitar ini,” katanya. Sementara itu, AKBP Agustianto mengatakan rencana aksi tersebut harus dilakukan di masing-masinh OPD. BNN bertugas memfasilitasi cara pelaporan. Pelaporan yang dilaksanakan oleh masing-masing OPD nanti akan di absen setiap tri wulan oleh Kemendagri. “Kami bisa memfasilitasi cara pelaporan biar tidak salah. Dari OPD juga bisa melaksanakan misalkan melalui tes urine secara mandiri atau mungkin kegiatan-kegiatan yang sifatnya internal. Intinya BBN bisa mendukung sehingga penggunaan narkoba yang ada di Kabupaten Blitar turun,” tuturnya. Menurutnya, Indonesia memprihatinkan karena sebagai bangsa yang terbesar perdagangan narkotika. Sehingga hal tersebut harus di sinkronkan dengan penanganan Polres, sedangkan BNN membantu dalam menangani jaringan-jaringan. “Dibanding tahun 2018, pengunaan narkoba di Kabupaten Blitar tahun 2019 menurun. Harapannya jaringan yang ada di Blitar itu tidak mau masuk ke Blitar lagi. Kita pangkas di jaringannya itu, sehingga inilah komitmen kita. Tindak lanjut dari ren aksi ini adalah masing-masing OPD yang telah melaksanakan ren aksi tentunya ada anev (analisis evaluasi) dan Inpres akan memeberikan penghargaan bagi pelaksana terbaik,” ungkapnya. (EM-DISKOMINFO)