Hari kedua kegiatan Diplomatic Outrech Blitar-Malang, di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Rabu (6/2) digelar acara Forum Ekonomi dan Bisnis. Dalam kegiatan itu, Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM menyampaikan potensi dan peluang investasi Kabupaten Blitar. Harapannya, para duta besar negara Asia Pasific dan Afrika yang berkunjung dari tanggal 5-8 Maret 2019 ini berinvestasi di Kabupaten Blitar, Kabupaten Seribu Candi.
Untuk diketahui, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini memaparkan bahwa potensi Kabupaten Blitar ada di beberapa titik. Yakni Blitar Selatan : Sektor peternakan, wisata pantai dan pertambangandan . Untuk potensi Blitar Utara : Sektor Pertanian, peternakan dan perikanan. Sektor pariwisata, Blitar Selatan : Wisata Alam Pantai, Blitar Utara Wisata Situs budaya, edukasi dan wisata perkebunan. Hal ini mengemuka dalam welcoming dinner acara Diplomatic Outreach dengan beberapa negara di Timur Tengah, Selasa (5/2) di Pendopo Agung Ronggo Hadiengoro.
Lebih lanjut Bupati Blitar menyampaikan bahwa ada juga potensi pertanian. Potensi pertanian yang ada di Blitar Selatan yaitu Jagung, cabe, tebu, kedelai sedangkan di Blitar Utara antara lain Buah-buahan, pisang, nanas dan rambutan. Untuk potensi peternakan yaitu ayam Petelur,ayam boiler, sapi perah, ikan koi, sapi perah, sapi potong, kambing, ikan laut. Populasi ayam petelor 15,4 juta ekor, Produksi telor 444,4 ton/hari. Untuk produksi telur nomor satu di Indonesia. Jumlah ayam broiler populasi 4 juta ekor. Untuk bebek 1 juta ekor dan nomor satu di Jawa Timur. Sementara kebutuhan pakan jagung : 1.000 ton / hari.
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan, keuntungan berinvestasi di Kabupaten Blitar antara lain:
1. Kondisi masyarakat yang kondusif, kemudahan dalam memperoleh tenaga kerja, sumber daya alam yang sangat mendukung serta kultur sosial masyarakat Kabupaten Blitar yang ramah terhadap investor, serta ditunjang dengan akses infrastruktur yang memadai dan didukung adanya kemudahan prosedur dalam proses perijinan usaha.
2. Jaminan keamanan berinvestasi di Kabupaten Blitar, terlihat dari kondisi keamanan wilayah yang sangat mendukung untuk berinvestasi serta berusaha, karena wilayah Kabupaten Blitar tingkat kriminalitasnya relatif kecil dan hampir tidak ada konflik di antara masyarakat,
3. Adanya Tim Satgas Percepatan Investasi Yang Siap Mendampingi Investor dalam melakukan usaha di Kabupaten Blitar.
Menanggapi paparan tersebut,H.E. Ahmed Amr Ahmed Moawad Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary the Arab Republic of Egypt (Duta Besar dari Mesir) menanyakan kemudahan apa yang didapat jika negaranya berinvestasi di Kabupaten Blitar. Apakah ada jalan tol, by pass atau infrastruktur yang memadai. Terkait pembangunan hotel di wilayah Kabupaten Blitar apakah bisa negara yang berinvestasi memiliki kepemilikan tanah tersebut. Serta apa saja potensi paling potensial di Kabupaten Blitar .

Menjawab hal itu, Bupati Blitar menyampaikan, kemudahan jelas akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar misalnya kemudahan ijin berusaha, perbaikan infrastruktur. Sedangkan untuk kepemilikan tanah tidak bisa dilakukan namun hanya Hak Guna Usaha.
Untuk diketahui, usai kegiatan, para duta besar dan rombongan menuju kawasan belimbing Karangsari di wilayah Kota Blitar, dilanjutkan ke Kampung UKM di Desa Rejowinangun tepatnya di Omah Jenang dan Kampung Coklat. Dari kampung coklat menuju Pantai Serang Kecamatan Panggungrejo.