Blitar – Hal baru yang harus dipahami oleh ASN diantaranya adalah Performance Based Budgeting atau penganggaran berbasis kinerja. Artinya, setiap rupiah yang dikeluarkan dapat dipertanggung jawabkan kemanfaatannya. Ini untuk menciptakan efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas dalam pemanfaatan anggaran belanja publik dengan output dan outcome yang jelas sesuai dengan prioritas daerah hingga nasional. Demikian sambutan Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM dalam kegiatan Msurenbang Kabupaten Blitar Tahun 2019 di Kampung Coklat, Rabu, 20 Maret 2019.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menyampaikan, dengan memahami  Performance Based Budgeting semua anggaran yang dikeluarkan dapat dipertanggungawabkan secara trasnparan. Sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat dampak dari peningkatan pelayanan kepada publik.

Lebih lanjut Bupati Blitar menyampaikan, Musrenbang RKPD merupakan salah satu tahap penyempurnaan rancangan RKPD sebelum ditetapkan dengan peraturan Bupati sebagai RKPD tahun 2020 dengan memasukkan aspirasi dari staekholder baik dari Desa/ kelurahan ataupun melalui pokok-pokok pikiran wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif daerah., Ini dengan tetap memperhatikan arah kebijakan pembangunan tahunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD.  Menurutnya,  dengan berpijak pada dokumen perencanaan yang ada mulai dari RPJPN, RPJPD Provinsi Jawa Timur, RPJPD Kabupaten Blitar, RPJMD Kabupaten Blitar 2016-2021, maka dirumuskan tema pembangunan Kabupaten Blitar sebagaimana disajikan dalam dokumen Rancangan Awal RKPD Tahun 2020 yakni Memantapkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Rakyat. Dengan prioritas pembangunan yang pertama penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, yang kedua pemenuhan dan peningkatan kualitas infrastruktur dasar, ketiga peningkatan daya saing usaha ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, Industri kecil serta koperasi yang berbasis pertanian dan pariwisata. Kempat tentang fasilitasi pilkada 2020.

Keempat prioritas harus diselaraskan mulai dari tingkat  desa hingga nasional, Bupati Blitar menegaskan, Musrenbang kabupaten bukan lagi ajang untuk sekedar memperjuangkan kebutuhan atau keinginan masing-masing desa atau kelompok tertentu. Namun lebih kepada kebutuhan wilayah untuk memajukan Kabupaten Blitar secara umum dan tetap berpedoman pada rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah.

Untuk diketahui, acara Musrenbang Kabupaten dengan narasumber Kasi Penataan  Urusan Otonomi Desa dari Kementrian Willianto P. Siagian dan Kepala Biro Pemerintahan Setda  Provinsi Jatim, Yuyun. Dihadiri antara lain Kepala OPD dan Kasubag Sungram se Kabupaten Blitar. (Humas)