SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BLITAR
BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL
Jl. Sudanco Supriyadi  No. 17 Telp. (0342) 808061
B L I T A R


PERS RELEASE
Nomor : 489/      /409.018/ 2013

Lomba Kelurahan, Dorong Masyarakat Untuk Membangun


[pdf-embedder url="http://ppid.blitarkab.go.id/wp-content/uploads/2013/06/wlingi2.jpg">wlingi2
Kelurahan Wlingi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar masuk empat besar 
dalam penilaian lomba desa/kelurahan tingkat Provinsi Jawa Timur. 
Harapannya dalam ajang kali ini, Kelurahan Wlingi bisa mewakili Jawa 
Timur ke tingkat nasional dalam lomba serupa. Demikian disampaikan Wakil 
Bupati Blitar, H. Rijanto dalam sambutannya pada acara penilaian 
perlombaan desa dan kelurahan di Gedung Kelurahan Wlingi, Jumat (7/6).
	Dihadapan Ketua Tim penilai dan rombongan dari  Provinsi Jawa Timur , 
orang nomor dua di Kabupaten Blitar juga menjelaskan,  beberapa  hal 
yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar dalam rangka 
pembinaan desa dan kelurahan melalui beberapa hak antara lain; bidang 
regulasi dimana telah dibuat 12 Perda dan 19 Peraturan Bupati serta 
beberapa Keputusan sebagai dasar pelaksanaannya. Sementara dibidang 
penguatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa/Kelurahan serta Lembaga 
telah dilakukan pembinaan dan bimbingan teknis/ pelatihan dalam hal 
perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban serta evaluasi di bidang 
pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Terkait hal ini, Tim 
Penilai Kabupaten Blitar telah menetapkan Kelurahan Wlingi  Kecamatan 
Wlingi sebagai juara satu lomba desa/kelurahan di tingkat Kabupaten 
Blitar. Penilain ini berdasarkan  ketentuan dari Depdagri ditambah 
kebijakan-kebijakan pemerintah lain seperti Pengisian Profil 
Desa/Kelurahan secara online.
	Dijelaskan pula, tolok ukur kriteria 8 indikator yang menonjol di 
kelurahan ini diantaranya; bidang Pendidikan yakni adanya gerakan sadar 
pendidikan melalui gerakan mematikan televisi pada jam-jam belajar, 
indikator bidang kesehatan yaitu adanya gerakan desa siaga aktif 
sehingga Kelurahan Wlingi mampu menjadi juara II Lomba Lingkungan bersih 
dan sehat Tingkat Nasional pada tahun 2011, dibidang pmerintahan 
mewujudkan pelayanan one day service, bidang ekonomi kerakyatan yaitu 
berkembangnya kelompok tani  Lumpang Mas menjadi Lumpang Mas Tahan 
Kencana, Bidang Keamanan dan Ketertiban yaitu mengembangkan warung 
Kamtibmas yang notabene merupakan warung informasi terhadap pencegahan 
dan penanganan masalah keamanan, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat 
(FKPM), indikator keenam yakni bidang Lembaga Kemasyarakatan yaitu 
dengan mengembangkan Lembaga keswadayaan masyarakat, lembaga budaya, 
kebersihan, Bidang Partisipasi Masyarakat dengan menggerakkan 
partisipasi masyarakat dalam bidang pemerintahan, kegiatan keagamaan 
hampir 90% dibiayai oleh masyarakat dan yang terakhir indikator Bidang 
pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga yakni dengan bina Keluarga TKI, Bina 
Keluarga Lansia yang jika awalnya dana awal 400 ribu sekarang berkembang 
menjadi 75 juta rupiah.
	Wakil Bupati Blitar berharap dengan kriteria tersebut, Kelurahan Wlingi 
mampu meraih jawara selain itu, Pemerintah Kabupaten Blitar bisa 
mengetahui tingkat perkembangan, juga sebagai bahan evaluasi kebijakan 
Pemerintahan Desa/ Kelurahan yang pada akhirnya mewujudkan tata kelola 
Pemerintahan desa/ kelurahan yang baik khususnya di Kelurahan Wlingi.
	Sementara itu Ketua Tim Penilai, Suriaman,SH,Msi dalam sambutannya 
mengatakan, lomba desa/kelurahan ini sebagai sarana mendorong masyarakat 
untuk membangun. Untuk itu, dari 8 indikator tersebut diharapkan 
Kelurahan Wlingi yang merupakan Kelurahan pertama yang dikunjungi dalam 
kegiatan lomba bisa membuktikan kebenaran sesuai dengan penilain 
administrasi dan presentasi yang pernah dilakukan beberapa waktu di 
Surabaya.
	Lebih lanjut dijelaskan, lomba  desa/kelurahan sesuai dengan Peraturan 
Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan 
perlombaan desa/kelurahan awalnya diikuti 33 kabupaten/kota seluruh Jawa 
Timur. Kemudian dari jumlah tersebut mengerucut menjadi 24 desa dan 10 
kelurahan yang lolos kepenilain selanjutnya.  Dari jumlah itu masih 
mengecil lagi menjadi 4 besar, yaitu empat desa dan empat kelurahan 
salah satunya Kelurahan Wlingi.
	Sebelum kembali ke Surabaya, tim penilai yang terdiri dari 23 juri dari 
berbagai unsur ini  (Universitas Brawijaya, Bappemas, Dinas Kesehatan, 
Bappeda Jawa Timur) mengunjungi kebeberapa titik penilaian.



Pada tanggal    :  7 Juni 2013

 

 

 

Kepala Bagian Humas dan Protokol



JONI SETIAWAN, S.Sos,  MSi
Pembina
NIP.  19690611 198809 1 001

 

 

 

 

 

 

Skip to content