Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) telah menjadi bagian dari program nasional pemberdayaan masyarakat terutama di Kabupaten Blitar. Terbukti kabupaten yang memiliki 22 kecamatan ini telah berhasil menjalankan program ini. Pada Tahun 2012 sekitar 52 desa sasaran mampu melaksanakan dengan baik dengan hasil yang memuaskan. Untuk itu, Tahun 2013, Pemerintah pusat kembali mempercayakan program ini di Kabupaten Blitar dengan menambah jumlah sasaran desa PPIP menjadi 72 desa.
Wakil Bupati Blitar, H. Rijanto dalam sambutannya pada acara sosialisasi Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Tahun 2013 di Hotel Grand Mension, Senin (3/7) mengungkapkan, PPIP merupakan dana bantuan stimulan pemerintah pusat yang diberikan kepada masyarakat desa sasaran berupa dana bantuan langsung masyarakat (BLM) yang menjadi pendorong bagi peningkatan pembangunan infrastruktur dan perekonomian masyarakat desa, dengan memberikan peran yang besar kepada masyarakat untuk merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, serta memanfaatkan dan mengelolanya sendiri.
Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini juga mengatakan, program ini bukan merupakan hal baru bagi Kabupaten Blitar. Pasalnya sejak diluncurkan oleh pemerintah pusat pertama kali dengan nama Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak Bidang Infrastruktur Perdesaan /PKPS BBM IP Tahun 2005, Kabupaten Blitar telah melaksanakan dengan baik. Bahkan pada tahun lalu 52 desa sasaran Kabupaten Blitar telah berhasil menjalankan program ini diantaranya di Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari berupa penyediaan air bersih bagi warga. Menurutnya, Dirjen PU dan Ciptakarya Pemerintah Pusat memberikan apresiasi atas keberhasilan warga. Pasalnya, selain kualitasnya yang bagus, di Kabupaten Blitar tidak terjadi pemotongan dana infrastruktur. Sehingga pada tahun ini, Pemerintah pusat kembali memberikan bantuan melalui program serupa kepada 72 desa sasaran. Harapannya, dengan program ini juga bisa membangun kesadaran kritis, kemandirian masyarakat dalam mengatasi permasalahan kemisikinan dan ketertinggalan desa dengan menyusun program jangka menengah desa dan rencana kerja masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan dan permasalahannya. Wabup berpesan, mengingat dana PPIP cukup besar, hendaknya warga bisa menjalankan program sebaik-baiknya. Harapannya pula, Kabupaten Blitar bisa menjadi pilot project desa lain di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, Kepala Dinas PU dan Ciptakarya, Soemantri dalam laporannya mengatakan, tujuan dari sosialisasi ini yakni untuk menyebarluaskan konsep PPIP kepada masyarakat. Dana APBN untuk PPIP Tahun 2013 sekitar 18 miliar rupiah, sehingga dari 72 desa tersebut masing-masing desa akan mendapat bantuan sekitar 250 juta rupiah. Sementara dana dari APBD masih akan diusulkan melalui PAK Tahun 2013.