PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
Jalan Sudanco Supriyadi No. 76 Telp. / Fax. (0342) 801473 Blitar
E-Mail : dkp@blitarkab.go.id
| Kepala Dinas | : | Ir. SUGIANTO, MSi. |
| Pangkat / Gol. | : | Pembina Utama Muda / IVc. |
| NIP. | : | 19580129 198603 1 005 |
| Alamat Rumah | : | Jl. Muria No. 26 – Blitar |
- Visi dan Misi
Visi Dinas PU Cipta Karya Dan Tata Ruang Kabupaten Blitar adalah
“ TERWUJUDNYA MASYARAKAT KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BLITAR YANG SEJAHTERA MELALUI OPTIMALISASI PENGELOLAAN SUMBERDAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG EFISIEN DAN BERKELANJUTAN ”
Dalam rangka mencapai Visi tersebut maka ditetapkan beberapa misi yaitu :
- Peningkatan produksi perikanan budidaya yang dilaksanakan dengan intensifikasi & ekstensifikasi serta penggunaan induk dan benih unggul
- Peningkatan efisiensi kegiatan budidaya perikanan dengan pemanfaatan pakan alternative berbahan baku local dan pemasyarakatan kegiatan pemijahan buatan
- Pengendalian intensitas serangan penyakit pada ikan yang dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, monitoring dan vaksinasi
- Mempertahankan dan meningkatkan ketersediaan stock sumber daya ikan pada perairan umum, dengan menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pemanfaatannya
- Meningkatkan posisi tawar pembudidaya ikan, nelayan, pengolah dan pemasar ikan dengan menambah akses pelaku usaha terhadap informasi, kebijakan pemerintah, pemasaran dan permodalan sehingga menjadi usahawan yang mandiri, tangguh serta berdaya secara kelembagaan
- Meningkatkan mutu SDM Kabupaten Blitar melalui peningkatan konsumsi makan ikan asyarakat Kabupaten Blitar
- Meningkatkan mutu dan kontinuitas pasokan bahan baku ikan olahan dan keragaman olahan ikan melalui ketersediaan sarana prasarana pengolah ikan dan pembinaan usaha
- Mengoptimalkan fungsi fasilitas pemasaran ikan di daerah sebagai pusat pengembangan sentra komuditas unggulan perikanan dan kelautan
- Meningkatkan kemampuan dan kemandirian pokmaswas dan kelompok Usaha Bersama (KUB)
- Meningkatkan pemahaman dan ketahanan masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana dan cuaca ekstrime.
- Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi
Tugas
melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kelautan dan perikanan.
Fungsi
Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar mempunyai fungsi :
- perumusan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan ;
- penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang kelautan dan perikanan ;
- pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang kelautan dan perikanan ;
- pembinaan kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas ;
- pengelolaan urusan tata usaha dinas ;
- pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
- Strukture Organisasi
Struktur-OrganisasiStruktur Organisasi[pdf-embedder url=”http://ppid.blitarkab.go.id/wp-content/uploads/2013/07/Struktur.jpg”>
- Jenis-Jenis Pelayanan Kepada Masyarakat
Bidang Usaha Perikanan :
- Ijin pengiriman ikan ke luar daerah
- Pengkarantinaan ikan di Sub Raiser Ikan Hias
- Pelayanan penjualan benih di BBI Klemunan dan BBI Babadan
Bidang Perikanan :
- Informasi cara budidaya ikan yang baik
- Informasi cara pembenihan ikan yang baik
- Manajemen kelompok pembudidaya ikan
Bidang Kelautan :
- Penimbangan dan pelelangan ikan
- Surat ijin usaha dan surat – surat kapal
|
1 |
PROFIL
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN |
1.1. KEDUDUKAN, DOMISILI DAN ALAMAT
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar merupakan satuan kerja perangkat daerah yang mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang perikanan dan kelautan. Dinas Kelautan dan Perikanan terletak di Jalan Sudanco Supriyadi No. 76 Blitar dengan Nomor Telepon : (0342) 801473 Email : dkpkabblitar@yahoo.co.id Selain kantor yang ada di Jalan Sudanco Supriyadi No. 76, Dinas Kelauatan dan Perikanan juga menggelola Balai Benih Ikan (BBI) di Kel. Klemunan dan Kel. Babadan Kec. Wlingi serta Sub Raiser Ikan Hias yang ada di Desa Penataran Kec. Nglegok.
1.2. VISI DAN MISI
VISI
Visi adalah cara pandang jauh kedepan kemana instansi pemerintah dibawa agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif. Visi merupakan suatu gambaran menantang tentang masa depan yang diinginkan oleh instansi pemerintah atau organisasi. Visi dibutuhkan oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan dalam waktu terentu, menentukan sikap dan tindakan sebagai tolok ukur keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Visi Dinas Kelautan dan Perikanan tahun 2011-2016 adalah sebagai berikut :
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BLITAR YANG SEJAHTERA MELALUI OPTIMALISASI PENGELOLAAN SUMBERDAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG EFISIEN DAN BERKELANJUTAN”.
MISI
Menurut Inpres No.7 tahun 1999 misi didefinisikan sebagai sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh suatu instansi pemerintah, sebagai penjabaran visi yang telah ditetapkan, sehingga diharapkan seluruh anggota organisasi dan stakeholders dapat mengetahui dan mengenal keberadaan dan peran instansi pemerintahan.
Dengan mengacu pada visi yang telah ditetapkan, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar menetapkan misinya sebagai berikut :
- Peningkatan produksi perikanan budidaya yang dilaksanakan dengan intensifikasi dan ekstensifikasi.
Untuk menunjang misi tersebut perlu dilakukan upaya sebagai berikut :
– Peningkatan kuaitas SDM pembudidaya ikan.
– Revitalisasi dan bantuan prasarana dan sarana budidaya ikan.
– Penerapan tehnologi dalam kegiatan budidaya ikan.
– Peningkatan kegiatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan
b. Peningkatan daya saing hasil perikanan dan perluasan Pangsa Pasar. Untuk menunjang misi tersebut perlu dilakukan upaya sebagai berikut :
– Meningkatkan mutu SDM pembudidaya ikan, nelayan, pengolah dan pemasar ikan dengan membuka akses pelaku usaha terhadap informasi, kebijakan pemerintah, pemasaran dan permodalan sehingga menjadi usahawan yang mandiri, tangguh serta berdaya secara kelembagaan.
– Meningkatkan konsumsi makan ikan masyarakat Kabupaten Blitar.
– Meningkatkan mutu dan kontinuitas pasokan bahan baku ikan olahan dan keragaman olahan ikan yang bernilai tambah melalui ketersediaan sarana prasarana pengolahan ikan dan pembinaan usaha.
– Mengoptimalkan fungsi fasilitas pemasaran ikan di daerah sebagai pusat pengembangan sentra komuditas unggulan perikanan dan kelautan, dan sebagai pelaksana System Logistic Ikan Nasional (SLIN) melalui ketersediaan sarana prasarana pemasaran dan statistik pengolahan dan pemasaran.
c. Peningkatan pengelolaan perikanan tangkap, wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan.
Untuk menunjang misi tersebut perlu dilakukan upaya sebagai berikut :
– Meningkatkan pengetahuan pengawasan sumberdaya kelautan, perikanan dan ketahanan masyarakatnpesisir dalam menghadapi bencana ekstrim.
– Memfasilitasi dan memberikan bantuan sarana dan prasarana.
– Menstarnsformasi teknologi perikanan tangkap, pengelolaan pesisir, pulau-pulau kecil dan pengawasan.
– Meningkatkan kualitas kelembagan pengawasan KUB dan Koperasi nelayan.
1.3. TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KELAUATAN DAN PERIKANAN
Berdasarkan Peraturan Bupati nomor 61 tahun 2008 tentang tugas dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dicantumkan Dinas Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kelautan dan perikanan.
Untuk melaksanakan tugas tersebut diatas Dinas Kelautan dan Perikanan mempunyai fungsi :
- Perumusan kebijakan teknis dibidang Kelautan dan Perikanan;
- Penyelenggara urusan pemerintahdan pelayanan umum dibidang Kelautan dan Perikanan;
- Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang Kelautan dan Perikanan;
- Pembinaan kepada Unit Pelaksanaan Teknis Dinas;
- Pengelolaan urusan tata usaha Dinas;
- Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya;
Di dalam melaksanakan tugas-tugas sebagaimana dimaksud di atas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dibantu oleh :
(1) Sekretaris
Sekretaris mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam mengumpulkan dan mengolah data dalam menyusun rencana program kerja, monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan, menyelenggarakan ketatausahaan, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan dan urusan umum serta memberikan pelayanan administrasi kepada semua unit kerja di Lingkungan Dinas.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Sekretaris mempunyai fungsi :
– Penyusunan rencana kegiatan dan program kerja dinas ;
– Pemantauan dan evaluasi hasil program kerja dinas ;
– Pengkoordinasian dan penyusunan laporan hasil pemantauan program kerja dinas ;
– Pengkoordinasian pelaksanaan tugas bidang–bidang pada dinas ;
– Pengelolaan ketatausahaan, rumah tangga, kehumasan dan keprotokolan ;
– Pelaksanaan fungsi tata usaha keuangan pada dinas ;
– Pengelolaan administrasi kepegawaian dan kesejahteraan pegawai ;
– Pengelolaan administrasi keuangan dan gaji pegawai ;
– Pengelolaan dan pengadministrasian perlengkapan kantor, pemanfaatan dan perawatan inventaris kantor ;
– Pelaksanaan pelayanan teknis administrasi kepala dinas dan semua unit organisasi di lingkungan dinas ;
– Pelaksanaan tugas–tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
Di dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dibantu oleh :
- Sub Bagian Penyusunan Program.
- Sub Bagian Keuangan.
- Sub Bagian Umum.
(2) Bidang Kelautan
Bidang Kelautan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menyusun prencanaan, pengendalian, pengawasan, pengumpulan, perumusan, menyiapkan dan mengolah data dalam rangka penetapan kebijakan dan penyusunan pedoman serta petunjuk teknis pelaksanaan bidang kelautan.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bidang Kelautan mempunyai fungsi :
– Pengumpulan bahan dan pengolahan data dalam rangka penyusunan rencana dan program kerja sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas di bidang kelautan ;
– Pengumpulan bahan dan penganalisisan data dalam rangka pembinaan dan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis di bidang kelautan ;
– Penyiapan bahan penetapan kebijaksanaan tentang pengembangan dan pemberdayaan bidang kelautan ;
– Penghimpunan data dan informasi dalam rangka penyusunan rencana kegiatan yang berhubungan dengan kelautan ;
– Pelaksanaan koordinasi pelaksanaan pembangunan di bidang kelautan ;
– Penyiapan bahan pengembangan dan perencanaan pembangunan di bidang kelautan ;
– Pelaksanaan inventarisasi dan pengawasan terhadap kondisi dan permasalahan yang ada pada bidang kelautan ;
– Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
Di dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Bidang Kelautan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dibantu oleh :
- Seksi Sarana dan Prasarana Kelautan.
- Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir.
- Seksi Produksi dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan.
(3) Bidang Perikanan
Bidang Perikanan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menyusun prencanaan, pengendalian, pengawasan, pengumpulan, perumusan, menyiapkan dan mengolah data dalam rangka penetapan kebijakan dan penyusunan pedoman serta petunjuk teknis pelaksanaan bidang perikanan.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bidang Perikanan mempunyai fungsi :
– Pelaksanaan inventarisasi dan pengawasan terhadap kondisi dan permasalahan yang ada pada bidang perikanan ;
– Penyiapan bahan penetapan kebijaksanaan tentang perencanaan, pengembangan dan pemberdayaan bidang perikanan ;
– Pengumpulan bahan dan pengolahan data dalam rangka penyusunan rencana dan program kerja sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas di bidang perikanan ;
– Pelaksanaan pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja dan kegiatan yang berhubungan dengan perikanan demi tercapainya target kinerja di bidang perikanan ;
– Pengumpulan bahan dan penganalisisan data dalam rangka pembinaan dan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis di bidang perikanan ;
– Pengkoordinasian pelaksanaan pembangunan di bidang perikanan ;
– Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
Di dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Bidang Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dibantu oleh :
- Seksi Budidaya dan Pembenihan.
- Seksi Kesehatan Ikan dan Lingkungan.
- Seksi Sarana dan Prasarana Perikanan.
(4) Bidang Usaha Perikanan
Bidang Usaha Perikanan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagaian urusan di bidang usaha perikanan, yang meliputi penerapan teknologi, pemasaran, bimbingan teknik eksplorasi, eksploitasi, konservasi dan pengelolaan di bidang usaha perikanan.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bidang Usaha Perikanan mempunyai fungsi :
– Pelaksanaan inventarisasi dan pengawasan terhadap kondisi dan permasalahan yang ada pada bidang usaha perikanan ;
– Penyiapan bahan penetapan kebijaksanaan tentang perencanaan, pengembangan dan pemberdayaan bidang usaha perikanan ;
– Pengumpulan bahan dan pengolahan data dalam rangka penyusunan rencana dan program kerja sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas di bidang usaha perikanan ;
– Pelaksanaan pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja dan kegiatan yang berhubungan dengan usaha perikanan demi terapainya target kinerja di bidang usaha perikanan ;
– Pengumpulan bahan dan penganalisisan data dalam rangka pembinaan dan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis di bidang usaha perikanan ;
– Pengkoordinasian pelaksanaan pembangunan di bidang usaha perikanan ;
– Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
Di dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Bidang Usaha Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dibantu oleh :
- Seksi Teknologi Pengolahan Hasil.
- Seksi Pemasaran.
- Seksi SDM dan Kelembagaan.
(5) Unit Pelaksana Teknis Daerah
Unit Pelaksana Teknis Daerah adalah unsur pelaksana teknis operasional dan penunjang Dinas di lapangan. Unit Pelaksana Teknis Daerah dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dan secara operasional dikoordinasi oleh Camat.
Unit Pelaksana Teknis Daerah mempunyai tugas dan fungsi :
– Pelaksanaan tugas dinas sesuai bidang operasionalnya di lapangan ;
– Pelaksanaan urusan administrasi teknis operasional ;
– Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
1.4. STRUKTUR ORGANISASI DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, sesuai dengan Peraturan Bupati Blitar Nomor 61 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar, maka ditetapkan susunan organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar sebagai berikut :
- Kepala Dinas
- Sekretariat terdiri dari :
- Sub Bagian Penyusunan Program
- Sub Bagian Keuangan
- Sub Bagian Umum
c. Bidang Kelautan terdiri dari :
- Seksi Sarana dan Prasarana Kelautan
- Seksi Pemberdayaan masyarakat pesisir
- Seksi Produksi dan Konservasi Sumberdaya
- Bidang Perikanan terdiri drari :
- Seksi Budidaya dan pembenihan
- Seksi Kesehatan ikan dan Lingkungan
- Seksi sarana dan Prasarana Perikanan
- Bidang Usaha Perikanan terdiri dari :
- Seksi Teknologi Pengolahan hasil
- Seksi Pemasaran
- Seksi SDM dan Kelembagaan
- Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD)
- Kelompok Jabatan Fungsional
Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris, sedangkan Bidang, Seksi, Sub Bagian dan UPTD dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas secara berjenjang dengan tata kerja sebagai berikut :
– Sekretaris, Kepala Sub Bagian, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala UPTD wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan ;
– Sekretaris, Kepala Sub Bagian, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala UPTD bertanggung jawab memimpin dan mengkordinasikan bawahannya masing- masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya ;
– Sekretaris, Kepala Sub Bagian, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala UPTD wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggungjawab pada atasannya masing-masing serta menyampaikan laporan berkala tepat waktu ;
– Setiap laporan yang diterima Sekretaris, Kepala Sub Bagian, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala UPTD dari bawahannya wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan untuk penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk lebih lanjut kepada bawahannya ;
– Dalam menyampaikan laporan masing- masing kepada atasan, tembusan laporan wajib disampaikan pula kepada Sekretaris dan Kepala Bidang lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.
Sedangkan Struktur Organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar,sesuai dengan Peraturan Bupati Blitar Nomor 61 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar, adalah sebagai berikut :
STRUKTUR ORGANISASI
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATERN BLITAR
(PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 61 TAHUN 2008)
|
KEPALA DINAS |
|
BIDANG KELAUTAN |
|
BIDANG PERIKANAN |
|
BIDANG USAHA PERIKANAN |
|
SEKSI SARANA DAN PRASARANA KELAUTAN |
|
SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR |
|
SEKSI PRODUKSI DAN KONSERVASI SUMBERDAYA KELAUTAN |
|
SEKSI BUDIDAYA DAN PEMBENIHAN |
|
SEKSI KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN |
|
SEKSI SARANA DAN PRASARANA PERIKANAN |
|
SEKSI TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL |
|
SEKSI PEMASARAN |
|
SEKRETARIS |
|
SUB BAGIAN SUNGRAM |
|
SUB BAGIAN KEUANGAN |
|
SUB BAGIAN UMUM
|
|
|||||||||
|
|
|
UPTD |
|
SEKSI SDM DAN KELEMBAGAAN |
1.5. GAMBARAN UMUM SKPD
Dinas Kelautan dan Perikanan merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati, yang mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kelautan dan perikanan. Dinas Kelautan dan Perikanan adalah instansi teknis yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas dan dibantu oleh seorang Sekretaris, 3 (tiga) orang Kepala Bidang dan 1 (satu) UPTD. Organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar terbentuk berdasarkan dan berlandaskan pada :
- Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 19 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Kabupaten Blitar.
- Peraturan Bupati Blitar Nomor 61 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar
Sebagai Dinas teknis penyumbang PAD, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar pada tahun 2013 ditargetkan akan memberikan kontribusi PAD dari bidang Kelautan dan Perikanan kepada Pemerintah Kabupaten Blitar sebesar Rp. 84.453.000,- yaitu : (1) Retribusi Jasa usaha Pemakaian Kekayaan Daerah (2) Retribusi Tempat Pelelangan Ikan (3) Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah (4) Retribusi Ijin Usaha Perikanan.
Dalam rangka mencapai visi dan misi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar memfokuskan arah program dan aktivitas organisasi pada beberapa tujuan antara lain :
- Meningkatkan kinerja dan pelayanan Dinas melalui peningkatan mutu SDM aparatur pemerintahan
- Meningkatnya sarana, prasarana dan usaha budidaya perikanan secara tertib dan bertanggung jawab.
- Meningkatkan pengendalian serangan hama dan penyakit pada ikan.
- Meningkatkan pangsa pasar produk perikanan.
- Mengoptimalkan pengelolaan dan pengembangan perikanan tangkap.
- Mewujudkan kelestarian sumberdaya kelautan dan wilayah pesisir serta perairan umum daratan.
- Meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir serta adanya ketahanan terhadap bencana.
Adapaun sasaran yang diharapkan adalah sebagai berikut :
a.Meningkatnya kinerja dan pelayanan Dinas melalui peningkatan mutu SDM aparatur pemerintahan
b.Meningkatnya kualitas SDM pembudidaya ikan, pengolah, pemasar dan nelayan
- Tersedianya sarana prasarana budidaya ikan, tangkap, pengolahan dan pemasaran yang memadai.
d.Adanya penerapan tehnologi budidaya ikan, tehnologi tangkap dan pengolahan ikan
e.Meningkatnya kapasitas kelembagaan kelompok pembudidaya ikan pengolah pemasar dan nelayan.
- f. Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang manfaat konsumsi ikan.
g.Meningkatnya penggemar ikan hias.
h.Meningkatnya mutu hasil perikanan.
- Meningkatnya pelayanan fasilitas penunjang pemasaran perikanan.
- Berkembangnya perikanan tangkap di perairan laut dan PUD.
- Meningkatnya usaha pelestarian sumberdaya kelautan dan wilayah pesisir.
- Meningkatnya usaha untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pesisir serta adanya usaha menciptakan ketahanan terhadap bencana.
1.6. PROFIL SINGKAT PEJABAT STRUKTURAL
Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar memiliki latar belakang tingkat pendidikan yang berbeda. Tabel berikut menunjukkan profil singkat pejabat structural pada Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai berikut :
Tabel Profil Pejabat Stuktural Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Blitar
|
No. |
Nama |
No.Telepon dan sarana komunikasi yang dapat dihubungi |
Alamat unit/ satuan kerja pejabat |
Laporan harta kekayaan bagi yang wajib melaksanakannya |
Latar belakang pendidikan |
Penghargaan yang pernah diterima |
|
1 |
Ir. Sugianto, M.Si
|
08123390359 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Magister Adm. Publik 2002 |
|
|
2 |
Ir. Sugeng Supriadi
|
085855248847 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Pertanian 1987 |
|
|
3 |
Ir. Agus Suwarso, M.Si
|
08123301283 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Magister Adm.Publik 2006 |
|
|
4 |
Ir. Restu Palupi, M.Si.
|
085259200499 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Magister Adm. Publik 2000 |
|
|
5 |
Drh. AM. Andjari Laksmayoni |
085856076756 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Kedokteran Hewan 1990 |
|
|
6 |
Nurhadi, SP
|
081252521012 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Pertanian 2003 |
|
|
7 |
Tri Setyorini, S.Sos |
085335544965 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Sosial 2007 |
|
|
8 |
Ir. Tulus Dwi Harminto
|
08179632662 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Pertanian 1992 |
|
|
9 |
Siti Komariyah, SE.
|
081334998611 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Ekonomi 2004 |
|
|
10 |
Puji Wulyati, S.Sos.
|
087756020543 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Sosial 2002 |
|
|
11 |
Edy Wijanto, S.Sos.
|
085330661977 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Sosial 1996 |
|
|
12 |
Sri Astutik, BSc.
|
081233191761 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
D-3 Manajemen 1985 |
|
|
13 |
Bambang Sugianto, S.Pi.
|
08123301557 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Perikanan 1996 |
|
|
14 |
Sugeng Edy Santoso, S.Pi, MM. |
081334142295 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Magister Manajemen 2004 |
|
|
15 |
Siti Sulastri, S.Sos
|
085856223551 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Sosial 2003 |
|
|
16 |
Ali Fauri, S.Pi
|
081234191654 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Perikanan 2000 |
|
|
17 |
Dedi Prastowo, S.Pi
|
081334719963 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Perikanan 2002 |
|
|
18 |
Didin Mariana Rahayu, S.Pi
|
081252521012 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Perikanan 2003 |
|
|
19 |
Ririen Suryaningrum, S.Pi.
|
08113652838 |
JL. S.Supriyadi No.76 Blitar |
|
Sarjana Perikanan 2001 |
|
|
2 |
PROGRAM DAN KEGIATAN
YANG SEDANG DIJALANKAN OLEH DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN |
2.1. PROGRAM/KEGIATAN
Sejalan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar tahun 2011-2016 dan dikaitkan tugas-tugas pokok dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan dalam meyelenggarakan sebagian tugas pemerintahan dibidang urusan Kelautan dan Perikanan, sesuai dengan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi yang ingin di capai, maka pada tahun 2013 disusun serangkaian rencana kerja yang tertuang dalam 9 (sembilan) Program dan dijabarkan dalam 19 (sembilan belas) Kegiatan, sedangkan alokasi anggaran untuk Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 2.089.141.150,00 dan Belanjang Langsung sebesar Rp. 4.215.570.500,00.
Adapun Program dan Kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2013 dapat dijelaskan sebagai berikut :
|
No. |
Program |
Kegiatan |
Input |
Output |
Outcomes |
Kelompok Sasaran |
|
|
1 |
Pelayanan Administrasi Perkantoran | Penyediaan dan Peningkatan Adm.perkantoran | Tersedianya Dana Rp.261.297.750 | Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran | Meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran
|
PNS DKP | |
|
2 |
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur | Peningkatan Sarana & Prasarana Aparatur | Tersedianya Dana Rp.111.688.250 | Terlaksananya pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor /peralatan / perlengkapan kantor/ kendaran Dinas/ops | Meningkatnya kenyamanan pegawai dalam bekerja dan terpeliharana sarana dan prasarana aparatur
|
PNS DKP | |
|
3 |
Peningkatan dan Pengembangan system pelaporan capaian kinnerja dan keuangan | Validasi dan Verifikasi BMD | Tersedianya Dana Rp.7.500.000 | Tersusunnya laporan barang milik daerah yang valid | Laporan barang milik daerah yang valid | PNS DKP | |
|
|
Peningkatan dan Pengembangan system pelaporan capaian kinnerja dan keuangan
|
Tersedianya Dana Rp.5.780.000 | Tersusunnya laporan capaian kinerja dan keuangan SKPD | Diserahkannya laporan tepat waktu | PNS DKP | ||
|
4 |
Pengembangan Budidaya Perikanan | Peningkatan Produksi dan Pendapatan Masy Pembuidaya Ikan melalui Kegiatan Pengadaan Sarana Budidaya Ikan | Tersedianya Dana Rp.400.000.000 | Tersedianya sarana budidaya ikan | Meningkatnya ekonomi eks karyawan pabrik rokok | Eks karyawan pabrik rokok | |
|
|
Pembangunan BBI (DAK + pendamping DAK) | Tersedianya Dana Rp.2.812.629.000 | Terlaksananya pembangunan kolam BBI
|
Meningkatnya produksi benih di BBI | BBI Babadan | ||
|
No. |
Program |
Kegiatan |
Input |
Output |
Outcomes |
Kelompok Sasaran |
|
|
|
Pendampingan Sertifikasi Hak atas Tanah Pembudidaya Ikan | Tersedianya Dana Rp.14.565.000 | Tersedianya biaya administrasi untuk kegiatan Sertifikasi Hak atas Tanah Pembudidaya Ikan | Kemudahan untuk mengakses sumber pembiayaan, menjamin kelangsungan usaha, meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan | Pembudidaya ikan di kawasan Minapolitan Kec. Nglegok | ||
|
|
Optimalisasi BBI | Tersedianya Dana Rp.55.382.500 | Tersedianya sarana pembenihan yang cukup
|
Meningkatnya produktivitas BBI | BBI Klemunan dan BBI Babadan | ||
|
5 |
Program Pengembangan perikanan tangkap | Pendataan dan pelaporan prodiuksi perikanan tangkap, potensi pesisir dan PUD | Tersedianya Dana Rp.6.840.000 | Terlaksananya bukti penerbitan pencatatan kapal | Tersedianya bukti penerbitan pencatatan kapal bagi kapal nelayan
|
Pokmaswas dan masyarakat pesisir Kabupaten Blitar | |
|
6 |
Pengembangan system penyuluhan perikanan | Optimalisasi SDM dan Kelembagaan Kelautan dan Perikanan | Tersedianya Dana Rp.53.040.000 | Terlaksananya kegiatan pengiriman pelaku usaha perikanan untuk mengikuti pembinaan, pelatihan, temu bisnis, bimtek & sosialisasi | Meningkatnya kualitas SDM Pelaku usaha perikanan dan kelembagaan kelompok budidya ikan hias | Pelaku usaha perikan dan kelautan dan pokdakan ikan hias | |
|
|
Pendampingan Pasca Sertifikasi Nelayan | Tersedianya Dana Rp.12.815.000 | Terlaksananya pendampingan terhadap nelayan pasca mendapatkan sertifikasi tanah nelayan | Meningkatnya pemahaman nelayan terhadap manfaat sertifikat tanah guna memperoleh akses permodalan | Nelayan Desa Sumbersih dan Desa Tugurejo | ||
|
|
Pendataan dan Pelaporan Produksi Perikanan Tangkap dan Potensi Pesisir | Tersedianya Dana Rp.84.747.000 | Tersedianya sarana prasarana bagi petugas pendataan | Meningkatnya kualitas penyuluh perikanan di kab. Blitar | Penyuluh/Petugas Perikanan | ||
|
7 |
Optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan | Introduksi dan promosi hasil perikanan | Tersedianya Dana Rp.43.115.000 | Terlaksananya kegiatan introduksi dan promosi hasil perikanan | Meningkatnya konsumsi makan ikan | Posyandu (Balita dan Ibu hamil) | |
|
|
Pameran dan kontes ikan hias | Tersedianya Dana Rp.154.340.000 | Terlaksananya kegiatan pameran dan kontes ikan hias | Meningkatnya peserta pameran dan kontes ikan hias | Pembudidaya Ikan Hias, Pengolah dan Pemasar perikanan | ||
|
|
Optimalisasi Sub Raiser ikan hias | Tersedianya Dana Rp.61.105.000 | Tersedianya biaya operasional sub Raiser ikan hias | Meningkatnya masyarakat yang memanfaatkan fasilitas | Sub Raiser Ikan Hias | ||
|
|
Pendampingan pengembangan usaha Mina Pedesaan (PUMP) | Tersedianya Dana Rp.34.560.000 | Tersedianya biaya operasional kegiatan PUMP | Meningkatnya kualitas produk perikanan | Kelompok pembudidaya, pengolah, pemasar dan penangkap ikan | ||
|
8 |
Pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar | Pendampingan dana TP kegiatan pengembangan system prasarana dan saranadi kawasan Minapolitan | Tersedianya Dana Rp.19.710.000 | Terciptanya karya perencanaan dan biaya opearsional kegiatan pembangunan budidaya | Meningkatnya produksi perikanan di kawasan Minapolitan | Pembudidaya ikan di kawasan Minapolitan | |
|
No. |
Program |
Kegiatan |
Input |
Output |
Outcomes |
Kelompok Sasaran |
|
|
9 |
Pengelolaan sumber daya laut, pesisir dan pulau-pulau kecil | Pembinaan dan evaluasi Pokmaswas | Tersedianya Dana Rp.16.800.000 | Terlaksananya pembinaan dan evaluasi Pokmaswas | Meningkatnya kesadaran hokum dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengawasan | Pokmaswas dan masyarakat pesisir Kab. Blitar | |
|
|
Inventarisasi Kawasan Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau kecil Kabupaten Blitar | Tersedianya Dana Rp.59.656.000 | Teelaksananya pendataan lahan PPI Tambakrejo dan Data potensi pesisir | Fungsional PPI Tambakrejo
Data Potensi pesisir di Kab. Blitar |
PPI Tambakrejo | ||
2.2. REALISASI KEGIATAN
Realisasi program, kegiatan dan Anggaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar tahun 2013 sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 secara umum telah mencapai 89,14 % untuk Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung, dengan rincian sebagai berikut :
Tabel Rincian Realisasi Anggaran dan Kegiatan
Dinas Kelautan dan Perikanan s/d 31 Desember 2013
|
No. |
Urusan Belanja / Program/Kegiatan |
Pagu (Rp.) |
Realisasi (Rp.) |
Prosentase (%) |
|
A. |
BELANJA TIDAK LANGSUNG |
2.089.141.150 |
2.023.905.919 |
96,88 |
|
B. |
BELANJA LANGSUNG |
4.215.570.500 |
3.595.850.685 |
85,30 |
|
1 |
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran |
261.297.750 |
256.314.205 |
98,09 |
|
|
Penyediaan dan Peningkatan Adm.perkantoran |
261.297.750 |
256.314.205 |
98,09 |
|
2 |
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur |
111.688.250 |
109.603.984 |
98,13 |
|
|
Penyediaan dan peningkatan Sarana & Prasarana Aparatur |
111.688.250 |
109.603.984 |
98,13 |
|
3 |
Program Peningkatan dan Pengembangan system pelaporan capaian kinnerja dan keuangan |
13.280.000 |
13.280.000 |
100 |
|
|
Validasi dan verifikasi BMD |
7.500.000 |
7.500.000 |
100 |
|
|
Peningkatan dan Pengembangan system pelaporan capaian kinnerja dan keuangan |
5.780.000 |
5.780.000 |
100 |
|
4 |
Program Pengembangan Budidaya Perikanan |
3.282.576.500 |
2.725.676.730 |
83,03 |
|
|
Peningkatan Produksi dan pendapatan masyarakat pembuididaya ikan melalui kegiatan pengadaan sarana budidaya ikan |
400.000.000 |
– |
– |
|
|
Pembangunan BBI (DAK + pendamping DAK) |
2.812.629.000 |
2.657.596.730 |
94,49 |
|
|
Pendampingan Sertifikasi Hak atas Tanah Pembudidaya Ikan |
14.565.000 |
13.125.000 |
90,11 |
|
|
Optimalisasi BBI |
55.382.500 |
54.955.000 |
99,23 |
|
5 |
Program Pengembangan perikanan tangkap |
6.840.000 |
6.675.000 |
97,59 |
|
|
Pendataan dan pelaporan prodiuksi perikanan tangkap dan potensi pesisir |
6.840.000 |
6.675.000 |
97,59 |
|
6 |
Program Pengembangan system penyuluhan perikanan |
150.602.000 |
134.519.000 |
89,32 |
|
|
Optimalisasi SDM dan Kelembagaan Kelautan dan Perikanan |
53.040.000 |
47.648.000 |
89,83 |
|
|
Pendampingan Pasca Sertifikasi Nelayan |
12.815.000 |
12.815.000 |
100 |
|
|
Penyediaan Sarana Penyuluh Perikanan (DAK + pendamping DAK) |
84.747.000 |
74.056.000 |
87,38 |
|
7 |
Program Optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan |
293.120.000 |
288.907.766 |
98,56 |
|
|
Introduksi dan promosi hasil perikanan |
43.115.000 |
40.850.000 |
94,75 |
|
|
Pameran dan kontes ikan hias |
154.340.000 |
153.020.000 |
99,14 |
|
|
Optimalisasi Sub Raiser ikan hias |
61.105.000 |
60.685.766 |
99,31 |
|
|
Pendampingan pengembangan usaha Mina Pedesaan (PUMP) |
34.560.000 |
34.352.000 |
99,40 |
|
8 |
Pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar |
19.710.000 |
19.710.000 |
100 |
|
|
Pendampingan dana TP kegiatan pengembangan system prasarana dan saranadi kawasan Minapolitan
|
19.710.000 |
19.710.000 |
100 |
|
No. |
Urusan Belanja / Program/Kegiatan |
Pagu (Rp.) |
Realisasi (Rp.) |
Prosentase (%) |
|
9 |
Program Pengelolaan sumber daya laut, pesisir dan pulau-pulau kecil |
76.456.000 |
41.164.000 |
53,84 |
| Pembinaan dan evaluasi Pokmaswas |
16.800.000 |
15.878.000 |
94,51 |
|
| Inventarisasi Kawasan Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau kecil Kabupaten Blitar |
59.656.000 |
25.286.000 |
42,39 |
|
|
J U M L A H |
6.304.711.650 |
5.619.756.604 |
89,14 |
2.3. LAPORAN KEUANGAN
Laporan Keuangan Dinas Kelautan dan Perikanan disusun secara lengkap yang merupakan cacatan atas laporan keuangan yang menyajikan informasi penjelasan pos-pos laporan keuangan selama satu periode pelaporan (1 tahun) dalam rangka wujud transparansi dan akuntabilitas. Laporan keuangan yang disajikan ini merupakan laporan yang dikelola oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Kelautan dan Perikanan periode 1 Januari s/d 31 Desember 2013, yang terdiri dari : Laporan Realisasi anggaran (LRA), Neraca, Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).
- a. Laporan Realisasi Anggaran
Laporan Realisasi Anggaran menggambarkan perbandingan antara anggaran tahun 2013 dengan realisasinya, mencakup unsur-unsur pendapatan dan belanja.
Realisasi pendapatan pada Tahun Anggaran 2013 adalah sebesar Rp.84.792.300,00 mencapai 100,40 % dari anggarannya.
Realisasi belanja pada Tahun Anggaran 2013 adalah sebesar Rp. 5.619.756.604,00 atau mencapai 89,14 % dari anggarannya.
- b. Laporan Neraca
Neraca adalah laporan yang menggambarkan posisi keuangan tahun 2013 mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana pada tanggal pelaporan.
Jumlah aset per 31 Desember 2013 adalah sebesar Rp. 13.572.292.325,00 yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp. 4.071.800,00, investasi jangka panjang sebesar Rp. 0,00, aset tetap sebesar Rp. 13.497.626.270,00, dana cadangan Rp. 0,00 dan aset lainnya sebesar Rp. 70.594.255,00.
Jumlah kewajiban per 31 Desember 2013 adalah sebesar Rp.0,00 yang terdiri dari kewajiban jangka pendek sebesar Rp. 0,00, dan kewajiban jangka panjang sebesar Rp. 0,00
Jumlah ekuitas dana per 31 Desember 2013 adalah sebesar Rp. 13.572.292.325,00 yang terdiri dari ekuitas dana lancar sebesar Rp. 4.071.800,00 ekuitas dana investasi sebesar Rp. 13.568.220.525,00, dan ekuitas dana cadangan sebesar Rp. 0,00
- c. Catatan atas Laporan Keuangan
Catatan atas Laporan Keuangan menyajikan informasi tentang penjelasan pos-pos laporan keuangan dalam rangka pengungkapan yang memadai, antara lain mengenai dasar penyusunan laporan keuangan, kebijakan akuntansi, kejadian penting lainnya, dan informasi tambahan yang diperlukan.
Dalam penyajian Laporan Realisasi Anggaran, pendapatan dan belanja diakui berdasarkan basis kas, yaitu pada saat kas diterima atau dikeluarkan oleh dan dari Kas Daerah.
Dalam penyajian neraca, aset, kewajiban, dan ekuitas dana diakui berdasarkan basis akrual, yaitu pada saat diperolehnya hak atas aset dan timbulnya kewajiban tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dikeluarkan oleh dan dari Kas Daerah.
- Daftar asset dan investasi
Daftar Aset Dinas Kelautan dan Perikanan Per 31 Desember 2013
|
KODE |
NAMA BARANG |
NILAI (Rp.) |
| 01 | Tanah |
4.658.592.400,00 |
| 02 | Peralatan dan Mesin |
1.717.871.233,00 |
|
02 |
Alat-alat Besar |
290.860.000,00 |
|
03 |
Alat Angkutan |
579.916.998,00 |
|
04 |
Alat Bengkel dan Alat Ukur |
245.301.850,00 |
|
05 |
Alat Pertanian |
22.340.000,00 |
|
06 |
Alat Kantor dan Rumah Tangga |
415.310.085,00 |
|
07 |
Alat Studio dan Alat Komunikasi |
152.142.300,00 |
|
08 |
Alat Kedokteran |
0,00 |
|
09 |
Alat Laboratorium |
12.000.000,00 |
|
10 |
Alat-alat Perenjataan/Keamanan |
0,00 |
| 03 | Gedung dan Bangunan |
5.906.418.130,00 |
|
11 |
Bangunan Gedung |
5.906.418.130,00 |
|
12 |
Monumen |
0,00 |
| 04 | Jalan, Irigasi dan Jembatan |
1.094.699.507,00 |
|
13 |
Jalan dan Jembatan |
0,00 |
|
14 |
Bangunan Air/Irigasi |
936.393.000,00 |
|
15 |
Instalasi |
0,00 |
|
16 |
Jaringan |
158.306.507,00 |
| 05 | Aset Tetap Lainnya |
120.045.000,00 |
|
17 |
Buku dan Perpustakaan |
O,00 |
|
18 |
Barang Bercorak Kebudayaan |
0,00 |
|
19 |
Hewan dan Ternak serta Tanaman |
120.045.000,00 |
| 06 | Konstruksi Dalam Pengerjaan |
0,00 |
|
|
||
| 07 | Aset Lainnya |
70.594.255,00 |
|
01 |
Aset Lainnya |
70.594.255,00
|
|
|
T O T A L |
13.572.292.325,00 |
2.4. PENGUMUMAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
2.5. INFORMASI PROSEDUR PERINGATAN DINI DAN PROSEDUR KEADAAN DARURAT
Prosedur peringatan dini dan keadaan darurat adalah tata cara dalam mengantisipasi keadaan darurat. Prosedur keadaan darurat yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan adalah sebagai berikut :
- Apabila anda melihat keadaan darurat, maka :
ü Tetap Tenang
ü Bunyikan alat tanda bahaya / alat terdekat
ü Putar nomor keadaan darurat.
- Apabila anda mengalami keadaan darurat, maka :
ü SEGERA hentikan pekerjaan dan tinggalkan gedung ketika diketahui/ didengar terdapat tanda bahaya dibunyikan atau ketika anda diminta untuk melakukannya.
ü HINDARI kepanikan
ü IKUTI instruksi dan bekerjasamalah dengan mereka yang bertanggung jawab atas keadaan darurat.
ü MATIKAN semua peralatan kerja terutama listrik dan tutup laci meja.
ü JANGAN menunda untuk segera meninggalkan gedung dengan mencari barang-barang pribadi dan atau yang lain.
ü PERGI ke daerah terbuka yang cukup jauh dari gedung dan jangan menghalangi petugas dan peralatan mereka.
ü JANGAN masuk kembali ke dalam gedung sampai ada instruksi dari atasan atau petugas.
ü Hidup anda dan orang lain tergantung pada kerja sama anda.
2.6. INFORMASI TENTANG KEADAAN BENCANA ALAM DAN NON ALAM, BENCANA SOSIAL SERTA RACUN PADA BAHAN MAKANAN YANG DIKONSUMSI MASYARAKAT
Ikan sebagai salah satu sumber pangan masyarakat dapat mengandung racun berbahaya bagi manusia.
Racun yang terkandung dalam ikan berasal dari :
- Tubuh ikan itu sendiri, misal ikan buntek, ikan fugu
- Mikroba patogen yang mencemari ikan pada saat proses pengolahan ikan, maupun proses pembusukan ikan, misal Clostridium sp, Salmonella sp
- Cemaran dari lingkungan tempat hidupnya, misalnya logam berat
- Penambahan zat aditif yang tidak diperbolehkan atau zat aditif yang diperbolehkan namun dengan dosis melebihi ambang batas maksimal yang ditetapkan, misal formalin dan zat pewarna Rodhamin B
Formalin, adalah zat pengawet yang biasa digunakan mengawetkan mayat untuk menghambat pembusukan. Formalin merupakan senyawa kimia yang tidak berwarna. Apabila dikonsumsi manusia tidak akan berdampak secara langsung, namun apabila dikonsumsi terus menerus akan menyebabkan kanker, diare dan penyakit kronis yang lain.
Zat pewarna/Rodhamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil/kain. Pewarna ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai negara.
Pada produk perikanan, sering dijumpai pada kekerangan, ikan yang sudah tidak segar dan juga untuk mewarnai terasi. Pewarna pakaian/tekstil juga sangat berbahaya bagi tubuh, karena dapat menyebabkan kanker
Ciri-ciri ikan segar :
– Mata ikan yang segar berwarna jernih dan nampak cembung
– Insang berwarna merah segar dengan bau spesifik ikan
– Sisik ikan segar menempel kuat pada bagian tubuhnya
– Daging ikan segar sangat elastis, jika ditekan akan kembali ke posisi semula dalam waktu singkat
– Ikan segar memiliki lendir yang tipis dan transparan
Ciri-ciri ikan berformalin :
– Ikan basah berwarna putih bersih, kenyal, tidak dihinggapi lalat
– Pupil matanya berwarna putih seperti berkatarak
– Insang berwarna merah tua
– Aroma spesifik ikan tidak tercium
– Awet sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk
– Bila jari yang digosokkan pada tubuh ikan kemudian digosokkan pada punggung tangan akan mengakibatkan timbulnya rasa gatal
Ciri-ciri kerang segar :
– Warna daging kerang belum berubah dari aslinya
– Jika membeli kerang dalam cangkang, pastikan cangkangnya banyak yang terbuka
– Kalau membeli kerang yang lepas dari kulit cangkangnya pilihlah kerang yang dagingnya masih padat dan terlihat utuh
– Beraroma amis yang khas bukan beraroma busuk
Ciri-ciri ikan/kerang yang diwarnai dengan Rodhamin B :
– Bila ikan diusap dengan jari, warnanya menempel pada jari, maka bisa dipastikan bahwa ikan tersebut diwarnai
2.7. KEPUTUSAN YANG TELAH DITERBITKAN
- Keputusan Bupati Blitar No. 188/327/KPTS/409.012/2010 tentang tim koordinasi POKJA Pengembangan Kawasan Minapolitan Kabupaten Blitar
- Keputusan Bupati Blitar No. 188/151/409.012/KPTS/2010 tentang penetapan kawasan minapolitan di Kabupaten Blitar
- Keputusan Bupati Blitar No. 188/171/409.012/KPTS/2012 tentang pembentukan tim pelaksanaan kegiatan koordinasi, monitoring & evaluasi pelaksanaan pengembangan kawasan minapolitan
- Keputusan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar No. 523/119.1/409.114/2010 tentang criteria kelompok pembudidaya ikan calon penerima paket bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan tahun anggaran 2010
|
3 |
ORGANISASI, ADMINISTRASI, PERSONIL DAN KEUANGAN
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN |
3.1 PROFIL PIMPINAN DAN PEGAWAI
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dipimpin oleh seorang Kepala Dinas, dibantu oleh seorang Sekretaris dan 3 orang Kepala Bidang. Untuk lebih jelasnya Profil Pimpinan dan pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar disajikan dalam tabel berikut :
Tabel Profil Aparatur Pemerintah Dinas Kelautan dan Perikanan
|
No. |
N a m a |
Riwayat Jabatan |
Pendidikan Tertinggi |
Penghargaan yang pernah diterima |
Sanksi yang pernah diterima |
|
1 |
Ir. Sugianto, M.Si
|
|
Magister Adm. Publik 2002 |
Satyalancana Karya Satya X |
– |
|
2 |
Ir. Sugeng Supriadi
|
|
Sarjana Pertanian 1987 |
|
– |
|
3 |
Ir. Agus Suwarso, M.Si
|
|
Magister Adm. Publik 2006 |
Satyalancana Karya Satya XX |
– |
|
4 |
Ir. Restu Palupi, M.Si.
|
|
Magister Adm. Publik 2000 |
Satyalancana Karya Satya XX |
– |
|
5 |
Drh. AM. Andjari Laksmayoni |
|
Kedokteran Hewan 1990 |
Satyalancana Karya Satya X |
– |
|
6 |
Nurhadi, SP
|
Kasi Sarana dan Prasarana Kelautan |
Sarjana Pertanian 2003 |
|
– |
|
7 |
Tri Setyorini, S.Sos |
|
Sarjana Sosial 2007 |
|
– |
|
8
|
Ir. Tulus Dwi Harminto
|
|
Sarjana Pertanian 1992
|
|
–
|
|
9 |
Siti Komariyah, SE.
|
|
Sarjana Ekonomi 2004 |
Satyalancana Karya Satya XXX |
– |
|
10 |
Puji Wulyati, S.Sos.
|
|
Sarjana Sosial 2002 |
Satyalancana Karya Satya XXX |
– |
|
No. |
N a m a |
Riwayat Jabatan |
Pendidikan Tertinggi |
Penghargaan yang pernah diterima |
Sanksi yang pernah diterima |
|
11 |
Edy Wijanto, S.Sos.
|
|
Sarjana Sosial 1996 |
|
– |
|
12 |
Sri Astutik, BSc.
|
|
D-3 Manajemen 1985 |
Satyalancana Karya Satya XX |
– |
|
13 |
Bambang Sugianto, S.Pi.
|
Kepala UPT BBI Klemunan |
Sarjana Perikanan 1996 |
Satyalancana Karya Satya XX |
– |
|
14 |
Sugeng Edy Santoso, S.Pi, MM. | Kasi Teknologi dan Pengolahan Hasil |
Magister Manajemen 2004 |
|
– |
|
15 |
Siti Sulastri, S.Sos
|
a. Kasi Kessos Kel.Talun
b. Ksbg Sungram & Keu Kec.talun c. Kasi rehabilatasi PMKS d. Kasubbag Penyusunan Program |
Sarjana Sosial 2003 |
Satyalancana Karya Satya X |
– |
|
16 |
Ali Fauri, S.Pi
|
Kasi SDM dan Kelembagaan |
Sarjana Perikanan 2000 |
|
– |
|
17 |
Dedi Prastowo, S.Pi
|
Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir |
Sarjana Perikanan 2002 |
|
– |
|
18 |
Didin Mariana Rahayu, S.Pi
|
Kasi Kesehatan Ikan dan Lingkungan |
Sarjana Perikanan 2003 |
|
– |
|
19 |
Ririen Suryaningrum, S.Pi.
|
Kasubbag Tata Usaha UPTD BBI Klemunan |
Sarjana Perikanan 2001 |
|
– |
|
20 |
Kartiatun | Staf DKP |
SPMA 1982 |
Satyalancana Karya Satya XX |
– |
|
21 |
Evy Haryati, S.Pi | Staf DKP |
Sarjana Perikanan 1999 |
|
– |
|
22 |
Yunanda Prisusilma | Staf DKP |
|
|
– |
|
23 |
Purwati, SE. | Staf DKP |
Sarna Ekonomi 2006 |
|
– |
|
24 |
Irawan Hardiatmono, S.Pi | Staf DKP |
Sarjana Perikanan 1999 |
|
– |
|
25 |
Arif Muttaqin, S.Pi | Staf DKP |
Sarjana Perikanan 2006 |
|
– |
|
26 |
Sutiah, S.Pi. | Staf DKP |
Sarjana Perikanan 2008 |
|
– |
|
27 |
Farid Mangku Alam, S.Pi. | Staf DKP |
Sarjana Perikanan 2005 |
|
– |
|
28 |
Ribut Fudiantari, S.Pi. | Staf DKP |
Sarjana Perikanan 2004 |
|
– |
|
29 |
Nofik Hari Subagyo, S.Pi | Staf DKP |
Sarjana Perikanan 2005 |
|
– |
|
30 |
Muhantoro | Staf DKP |
SMA 1985 |
|
– |
|
31 |
Hartoyo | Staf DKP |
SMA 1985 |
|
– |
|
32 |
Siswanto | Staf DKP |
STM 1992 |
|
– |
|
33 |
Ali Setiawan | Staf DKP |
STM 1997 |
|
– |
|
34 |
Dindit Sayono Wibowo | Staf DKP |
SMA 1997 |
|
– |
|
35 |
Slamet | Staf DKP |
SMA 2006 |
|
– |
|
36 |
Giri Wahono | Staf DKP |
STM 2001 |
|
– |
3.2 ANGGARAN
Dinas Kelautan dan Perikanan merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu meliputi Retribusi Jasa Usaha dan Retribusi perijinan Tertentu. Retribusi Jasa Usaha terdiri dari Retribusi Pemakaian Kekayaan daerah, Retribusi Tempat Pelelangan Ikan, Retribusi penjualan produksi usaha perikanan, sedangkan Retribusi perijinan Tertentu terdiri dari retribusi Ijin Usaha Perikanan.
Anggaran Belanja Dinas Kelautan dan Perikanan terdiri dari Belanja Tidak langsung (Gaji PNS) dan Belanja Langsung yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Blitar dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Untuk lebih jelasnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Dinas Kelautan dan Perikanan kami sajikan dalam tabel berikut :
Tabel anggaran Pendapatan dan Belanja
Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2013
|
No |
Uraian |
Anggaran |
Realisasi |
Lebih / (Kurang) |
|
A. |
PENDAPATAN |
84.453.000 |
84.792.300 |
339.300,00 |
|
1. |
Retribusi Jasa Usaha |
80.033.000,00 |
82.767.300,00 |
2.714.300,00 |
|
|
– Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah
– Retribusi Tempat Pelelangan Ikan – Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah |
8.000.000,00 14.553.000,00 57.500.000,00 |
9.200.000,00 14.700.000,00 58.867.300,00 |
1.200.000,00 147.000,00 1.367.300,00 |
|
2. |
Retribusi Perijinan Tertentu |
4.400.000,00 |
2.025.000,00 |
(2.375.000,00) |
|
|
– Retribusi ijin Usaha Perikanan |
4.400.000,00 |
2.025.000,00 |
(2.375.000,00) |
|
B. |
BELANJA |
6.076.868.538,00 |
5.619.756.604,00 |
(684.955.046) |
|
1. |
BELANJA TIDAK LANGSUNG |
2.089.141.150 |
2.023.905.919 |
(65.235.231,00) |
|
2. |
BELANJA LANGSUNG |
4.215.570.500 |
3.595.850.685 |
(619.719.815,00) |
3.3 DATA STATISTIK
PROFIL DAERAH PESISIR KABUPATEN BLITAR
|
1 |
Panjang pantai Kabupaten Blitar | 45 Km. |
|
2 |
Luas Wilayah Pengelolaan Laut | 333,36 Km2 |
|
3 |
luas kawasan vegetasi pantai | |
|
|
Mangrove
Cemara |
4 Ha
3,5 Ha |
|
4 |
Luas Kawasan Terumbu Karang | 820 Ha |
|
5 |
Jumlah Pulau-Pulau Kecil | 28 Pulau |
|
6 |
Jumlah Kecamatan Berpesisir | 4 Kecamatan ( Bakung, Wonotirto, Panggungrejo,Wates) |
|
7 |
Jumlah Desa Pesisir Yang Tergarap | 8 Desa (Tugurejo, Ringinrejo, Serang, Sumbersih,Kaligambir, Tambakrejo, Tumpakkepuh, Bululawang) |
|
8 |
Jumlah Desa Pesisir Yang Belum Tergarap | 4 Desa ( Ngadipuro, Gununggede, Sidomulyo, Plandirejo) |
|
9 |
Jumlah KUB | 32 |
|
10 |
Jumlah Pomaswas | 9 |
|
11 |
Jumlah Nelayan | 816 Orang |
|
12 |
Jumlah Alat Tangkap | 888 Unit |
|
13 |
Jumlah Armada Penangkapan | 308 Unit |
|
14 |
Jumlah Pelabuhan Perikanan | 1 Pelabuhan ( PPI Tambakrejo ) |
|
15 |
Jumlah Tempat Pendaratan Ikan | 6 Tempat ( Terdaftar 3 Tempat ) |
|
16 |
Potensi Produksi Perikanan Tangkap | 44.000 Ton |
|
17 |
Potensi Kawasan Untuk Budidaya Rumput Laut | 40 Ha |
|
18 |
Hasil Produksi Budidaya PerikananTahun 2013 | 9.429 Ton |
|
19 |
Nilai Produksi Budidaya Perikanan Tahun 2013 | Rp. 131.060.600.000,- |
|
20 |
Potensi Rawan Konflik | Penambangan Pasir Besi, Kompresor |
|
21 |
Program Pelestarian Kawasan Pesisir | 1. Penanaman Vegetasi pantai (APBD I) |
|
|
2. Penanaman Vegetasi pantai (APBD II 2012) |
PROFIL DAERAH PERAIRAN UMUM DARATAN KABUPATEN BLITAR
|
1 |
Jumlah Kecamatan yang mempunyai daerah PUD | 10 Kecamatan |
|
2 |
Jumlah Desa yang mempunyai daerah PUD | 16 Desa |
|
3 |
Jumlah Sungai | 6 sungai ( sungai brantas, sungai ngembul, sungai serut, sungai lekso, sungai kaulon, sungai satrean ) |
|
4 |
Jumlah Waduk
|
3 waduk ( waduk ngreco, waduk nyunyur dan waduk mojorejo ) |
|
5 |
Jumlah Bendungan | 3 bendungan ( bendungan ngaringan, bendungan jurang banteng dan bendungan karangsono ) |
|
6 |
Jumlah Sumber Air | 2 sumber air ( kerjen, sidorejo ) |
|
7 |
Jumlah Cek Dam | 2 cek dam ( peh lumbu, dawung) |
|
8 |
Luas wilayah PUD | |
|
|
|
319 Km2
42 Ha 10 Ha 4 Ha 4 Ha |
|
9 |
Jumlah Nelayan | 416 Orang |
|
10 |
jumlah KUB Tangkap PUD | 5 |
|
11 |
Jumlah alat Tangkap | 1074 Unit |
|
12 |
Jumlah Armada | 61 Unit |
|
13 |
hasil produksi tangkap 2013 | 1.798,7 Ton |
|
14 |
Nilai produksi tangkap 2013 | Rp. 16.157.670.800,– |
PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP LAUT MENURUT JENIS IKAN
Kabupaten : B L I T A R
Tahun : 2013
|
No. |
Jenis Ikan |
Produksi (Ton) |
Harga / Kg ( Rp ) |
Nilai (x Rp.1.000,-) (Rp.) |
|
1 |
CAKALANG |
45,7 |
10.528 |
481.138 |
|
2 |
SELAR |
14,6 |
4.600 |
66.958 |
|
3 |
KEMBUNG |
1,1 |
7.760 |
8.536 |
|
4 |
LEMURU |
21,1 |
4.540 |
95.807 |
|
5 |
TONGKOL |
699,5 |
8,936 |
6.250.905 |
|
6 |
KERAPU |
5,6 |
40.521 |
226.919,5 |
|
7 |
KUWE |
1,0 |
26.620 |
26.620 |
|
8 |
TENGIRI |
15,9 |
28.722 |
456.683,5 |
|
9 |
KAKAP M |
21,6 |
19.671 |
424.895,5 |
|
10 |
HIU |
0,01 |
8,341 |
376 |
|
11 |
LAYANG |
684,7 |
4.080 |
2.794.254,8 |
|
12 |
LEMADANG | |||
|
13 |
GURITA |
11,89 |
18.011 |
214.156 |
|
14 |
UDANG BARONG |
11,212 |
169.963 |
1.905.630 |
|
15 |
CENDRO |
2,045 |
12.554 |
25.674 |
|
No. |
Jenis Ikan |
Produksi (Kg) |
Harga / Kg ( Rp ) |
Nilai (x Rp.1.000,-) (Rp.) |
|
16 |
PARI |
1,164 |
7.228 |
8.414 |
|
17 |
BAWAL PUTIH | |||
|
18 |
ALU-ALU | |||
|
19 |
MADIDIHANG | |||
|
20 |
CUMI-CUMI |
0,17 |
18.000 |
3.060 |
|
JUMLAH |
1.537,2 |
13.090.026,3 |
||
PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP PERAIRAN UMUM MENURUT JENIS IKAN
Kabupaten : B L I T A R
Tahun : 2013
|
No. |
Jenis Ikan |
Produksi (Ton) |
Harga / Kg ( Rp ) |
Nilai (x Rp.1.000,-) (Rp.) |
|
1 |
MAS / TOMBRO |
16,2 |
12.991 |
210.470 |
|
2 |
TAWES |
53,5 |
10.992 |
588.093 |
|
3 |
MUJAIR |
61,9 |
11.310 |
700.127 |
|
4 |
NILA |
35,6 |
14.000 |
498.484 |
|
5 |
JAMBAL |
17,8 |
13.732 |
244.441,5 |
|
6 |
LELE |
9,8 |
10.842 |
106.259 |
|
7 |
UDANG |
11,2 |
15.960 |
178.752 |
|
8 |
KODOK |
2,1 |
18.963 |
39.824 |
|
9 |
IKAN LAIN |
53,5 |
9.368 |
501.194 |
|
JUMLAH |
261,5 |
3.067.644,5 |
3.4 DATA PERBENDAHARAAN ATAU INVENTARIS
Keberadaan sarana dan prasarana kantor sangat berpengaruh dalam mendukung penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi sebuah organisasi. Sarana dan prasarana yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dapat dilihat dalam daftar asset Dinas Kelautan dan Perikanan yang terdiri dari tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan dan asset tetap lainnya.
Daftar inventaris asset Dinas Kelautan dan Perikanan adalah sebagai berikut :
- Kantor Dinas
Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan terdiri dari 3 gedung yang terpisah tetapi masih dalam satu lokasi. Gedung utama untuk Ruang Kepala Dinas, Sekretaris dan Sekretariat Dinas, Ruang pertemuan dan Mushola. Sebelah timur Gedung Utama ada gedung untuk Bidang Perikanan dan Bidang Kelautan. Sedangkan Bidang Usaha Perikanan menempati gedung di belakang Lesehan SANIA.
Fasilitas yang dimiliki Dinas Kelautan dan Perikanan dpat dilihat pada Tabel sebagai berikut :
Tabel Daftar Fasilitas Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan
|
No. |
Nama Fasilitas |
Jumlah |
|
1 |
Lapangan/Tempat apel |
1 Unit |
|
2 |
Ruang Kerja Kepala Dinas |
1 Unit |
|
3 |
Ruang kerja Sekretaris Dinas |
1 Unit |
|
4 |
Ruang Kerja Kepala Bidang |
3 Unit |
|
5 |
Ruang Kerja Kasi/Kasubbag/staf |
5 Unit |
|
6 |
Ruang Tamu |
2 Unit |
|
7 |
Ruang Pertemuan/Rapat |
1 Unit |
|
8 |
Ruang Mushola |
1 Unit |
|
9 |
Ruang Komputer |
1 Unit |
|
10 |
Dapur |
1 unit |
|
11 |
Kamar Mandi/WC |
3 Unit |
|
12 |
Kolam |
3 Unit |
|
13 |
Gudang |
1 unit |
|
14 |
Tempat Parkir |
2 Unit |
|
15 |
Balai Benih Ikan (BBI) |
2 Unit |
|
16 |
Sub Raiser Ikan Hias |
1 unit |
|
|
J u m l a h |
27 unit |
- Sarana Transportasi
Dalam rangka menunjang pelaksanaan koordinasi antar Organisasi (Dinas) dengan jajaran instansi Vertikal maupun horizontal serta masyarakat, sarana transportasi merupakan komponen yang sangat penting dalam penyelenggaraan tugas-tugas kedinasan diluar kantor.
Sarana Transportasi yang dimiliki Dinas Kelautan dan perikanan dapat dilihat dalam tabel di bawah ini :
Tabel Sarana Transportasi Dinas Kelautan dan Perikanan
|
No. |
Nama Sarana Transportasi |
Jumlah |
|
1 |
Kendaraan Dinas Roda 4 |
3 Unit |
|
2 |
Truck |
1 Unit |
|
3 |
Kendaraan Dinas Roda 2 |
13 Unit |
|
|
J u m l a h |
17 Unit |
- Peralatan dan Kelengkapan Kantor
Peralatan dan perlengkapan kantor merupakan komponen yang sangat penting dalam rangka pemenuhan dan penunjang pelayanan publik yang baik. Tabe berkut memuat daftar peralatan dan perlengkapan kantor yang dimiliki oleh Dinas Kelautan dan Perikanan.
Daftar Peralatan dan kelengkapan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan
|
No. |
Nama Barang |
Jumlah |
Keterangan |
|
1 |
Meja + Kursi Kerja Eselon II |
2 Unit |
|
|
2 |
Meja + Kursi Kerja Eselon III |
6 Unit |
|
|
3 |
Meja + Kursi Kerja eselon IV |
13 Unit |
|
|
4 |
Meja + Kursi Kerja Staf |
3 Unit |
|
|
5 |
Lemari Kayu |
11 buah |
|
|
6 |
Rak Besi |
2 buah |
|
|
7 |
Filling Kabinet |
11 buah |
|
|
8 |
Sofa |
1 unit |
|
|
9 |
Kursi + Meja Tamu |
4 Unit |
|
|
10 |
Papan Pengumuman |
1 Unit |
|
|
11 |
Kursi Olimpic |
50 Unit |
|
|
12 |
Pesawat Telepon |
2 Unit |
|
|
13 |
Wireles/ Sound Sistem |
2 Unit |
|
|
14 |
Komputer PC |
10 unit |
|
|
15 |
LapTop |
11 unit |
|
|
16 |
Printer |
13 unit |
|
|
17 |
Modem |
1 Unit |
|
|
18 |
Televisi |
4 Unit |
|
|
19 |
Jam Dinding |
7 Buah |
|
|
20 |
Mesin Pompa air |
1 Unit |
|
|
21 |
Tandon air |
1 Unit |
|
|
22 |
Alat Rumah Tangga lainnya |
1 set |
|
|
23 |
Lemari Kaca |
6 Buah |
|
|
24 |
Meja Tulis |
18 Buah |
|
|
25 |
Meja Tambahan |
1 Buah |
|
|
26 |
Kamera Digital |
10 Unit |
|
|
27 |
Mesin ketik Manual Standart |
6 Unit |
|
|
28 |
Mesin Hitung manual |
1 Buah |
|
|
29 |
Mesin Hitung Elektronik |
3 Buah |
|
|
30 |
Brankas |
3 Buah |
|
|
31 |
Papan Instansi |
1 Buah |
|
|
32 |
Tikar/Karpet |
1 Buah |
|
|
33 |
AC |
1 Unit |
|
|
34 |
Kipas Angin |
1 Unit |
|
|
35 |
Handy Cam |
2 Unit |
|
|
36 |
Proyektor + Attachment |
2 unit |
|
|
37 |
Telescope |
1 Unit |
3.5 RENSTRA DAN RENJA
Rencana Strategis ( RENSTRA ) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar, mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar tahun 2011-2016. Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar tahun 2011-2016 merupakan Dokumen Perencanaan Strategis untuk memberikan gambaran, arahan, kebijakan dan strategi pembangunan pada tahun 2011-2016 sebagai tolak ukur dan alat bantu dalam melaksanakan tugas-tugas dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan dalam meyelenggarakan sebagian tugas pemerintahan dibidang urusan Kelautan dan Perikanan.
Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar 2011-2016 dimaksudkan untuk menciptakan Dokumen Perencanaan Pembangunan 5 tahun serta bertujuan untuk menetapkan terselenggaranya kegiatan-kegiatan prioritas sesuai dengan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi yang ingin di capai oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar dalam periode 5 tahun kedepan disesuaikan dengan Dinamika dan tuntutan perubahan yang terjadi di masyarakat, serta singkronisasi perencanaan pembangunan secara menyeluruh dan terintegrasi dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah.
Untuk mencapai tujuan tersebut diatas setiap SKPD menyusun Rencana Kerja (Renja) Tahunan, yang merupakan dokumen Rencana Pembangunan SKPD untuk periode 1 (satu) tahun yang akan berjalan dan penyusunanya berpedoman kepada Renstra SKPD.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah ( Renja SKPD ) merupakan bahan dan dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ). Selanjutnya, sebagai umpan balik penyusunan Renja SKPD harus berpedoman pada RKPD, terutama langkah dan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang terkait dengan penyusunan serta penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Blitar, maupun dana partisipasi masyarakat dan swasta.
Tujuan penyusunan Renja SKPD adalah sebagai acuan SKPD dalam mengoperasionalkan RKPD sesuai dengan Tugas Pokok dan fungsinya dalam rangka mencapai visi jangka menengah daerah. Renja SKPD memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah dan dapat mendorong partisipasi masyarakat. Kepala SKPD bertanggung jawab dalam penyusunan Renja SKPD dan berkoordinasi dengan Kepala Bappeda.
