Dari hasil pemetaan, terdapat 30 desa di Kabupaten Blitar yang akan menggelar pilkades serentak, yang masuk kategori perlu mendapatkan perhatiin khusus dari pihak keamanan. Bukan karena berpotensi rawan muncul konflik, namun beberapa alasan diantaranya karena kantor desa sebagai tempat di gelarnya pilkades berada di pinggir jalan sehingga rawan kecelakaan saat hari H, desa yang mempunyai jumlah pemilih besar, dan desa yang pemilihnya jauh dari kantor desa sehingga perlu adanya angkutan seperti di wilayah Wlingi. Demikian diungkapkan Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar, Toha Mashuri. Menurut Toha, pengamanan Pilkades akan dilakukan secara terpadu atau gabungan antara TNI, Polri, Satpol PP, dan Linmas. Untuk Linmas akan dialokasikan 30 orang di tiap-tiap desa. (IR-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Bupati Blitar Buka Sosialisasi Bulan Dana PMI Blitar 2026, Ajak Semua Pihak Turut Berpartisipasi
- Wakil Bupati Blitar Beky Hardihansah Lauching Kopi Jos Jiz
- Peringati Hari Jadi ke-702, Pemkab Blitar Gelar Ngaji Bareng Gus Iqdam di Alun-Alun Kanigoro
- Bupati Blitar Buka Pagelaran Tiban Hari Jadi ke-702: Lestarikan Warisan Leluhur dan Perkuat Karakter Bangsa
- Jelang Peringatan Hari Jadi Blitar ke 702 Pemkab Blitar Lakukan Ziarah Makam