Dari hasil evaluasi dan laporan camat, sampai dengan H-2 Pilkades atau Jumat, 25 Oktober 2013, ketersediaan logistik di masing-masing desa peserta Pilkades serentak, masih aman, kendati mekanisme pengadaan sepenuhnya dilimpahkan ke panitia di tingkat desa. Demikian diungkapkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kab. Blitar, Suhendro Winarso. Menurut Hendro, untuk bilik dan kotak suara, tidak semua panitia desa melakukan pengadaan sendiri, beberapa diantaranya meminjam ke KPU yang pengajuannya disampaikan melalui PPK. Sedangkan untuk surat suara, meskipun secara teknis diatur dalam Perbub yang diantaranya mengatur jenis dan ukuran kertas, namun pengadaannya tetap diserahkan ke Desa.  Dimana melalui APBD, Pemkab. Blitar memberikan bantuan dana sebesar Rp 5 juta untuk masing-masing desa.

Sementara itu, direncanakan pada H-1 atau Sabtu, 26 Oktober 2013, Bupati akan melakukan monitoring dan evaluasi dengan turun ke sejumlah desa untuk memastikan kesiapan Pilkades. Kemudian pada hari H yakni, Minggu 27 Oktober 2013, Pemkab. Blitar akan kembali memantau pelaksanaan Pilkades yang dibagi dalam tiga tim yakni tim Bupati, Wabub, dan Sekda. (IM-Dishubkominfo)