Blitar – Dinas Kesehatan Kab. Blitar memperkirakan pada tahun 2014, akan terjadi ledakan kasus Demam Berdarah (DB). Hal tersebut menyusul di tahun 2014 ini memasuki siklus 4 tahunan puncak angka penderita Demam Berdarah setelah sebelumnya terjadi pada tahun 2010 lalu. Menurut Kabid P2P Dinas Kesehatan Kab. Blitar, Hari Purwanto, selain mengefektifkan gerakan pramuka pemantau jentik (Pragmantik), Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif melaksanakan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), yakni dengan menerapkan 3M. Sebab pemberantasan jentik nyamuk jauh lebih efektif untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah. Di bulan Januari 2014 ini, hingga pekan ketiga, Dinas Kesehatan telah mencatat 19 kasus Demam Berdarah dengan 6 diantaranya positif terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD ini ditandai dengan munculnya ciri perdarahan pada penderita, sedangkan 13 lainnya baru terjangkit Demam Dengue (DD), dimana penderita belum mengalami ciri perdarahan. (IM-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter