Blitar – Penurunan harga tabung gas elpiji 12kg dari Rp 117.708 menjadi Rp 82.200 per-tabung tampaknya tak berpengaruh besar. Sebab tidak sedikit konsumen saat ini lebih memilih beralih ke elpiji kemasan 3kg. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Blitar, Molan, dari hasil koordinasi pemerintah dengan sejumlah distributor dan agen gas elpiji, jumlah permintaan konsumen atas tabung gas elpiji 3kg tetap naik meskipun pemerintah pusat sudah menurunkan kenaikan harga tabung gas 12kg. Tidak hanya konsumen yang berlatar belakang ekonomi kurang mampu saja, bahkan tabung gas 3kg yang notabene bersubsidi tersebut juga banyak diburu masyarakat berkecukupan. Dampaknya jumlah elpiji kemasan 3kg dipasaran berkurang dari biasanya, padahal pasokan dari Pertamina tidak berkurang. Oleh karena itu, utuk mengantisipasi kelangkaan tabung gas 3kg, Disperindag Kabupaten Blitar akan bekerja sama dengan distributor dan agen untuk menertibkan pembelian elpiji 3kg, selain akan meminta tambahan kuota dari Pertamina. Sementara itu, sesuai dengan Surat Gubernur Jawa Timur, Harga Eceran Tertinggi (HET) tabung gas kemasan 3kg ditetapkan maksimal 14 ribu. Jika didapati ada distributor atau agen yang menaikkan harganya melebihi HET tersebut, maka akan diberikan peringatan. (IM-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter