Blitar – Meski baru berstatus Waspada (Level 1), namun Pemkab. Blitar mulai menyiapkan diri menghadapi peningkatan aktivitas Gunung Kelud. Salah satunya adalah dengan membentuk 8 klaster penanggulangan dampak bencana. Diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru Irawan, 8 klaster tersebut diantaranya klaster managemen dan koordinasi, klaster sistem informasi dan komunikasi humas, klaster pencarian penyelamatan dan evakuasi, klaster kesehatan, klaster pemenuhan dasar, klaster pemulihan dan perbaikan sarana prasarana, klaster trasportasi, serta klaster logistik dan distribusi. Menurut Heru, pembentukan 8 klaster tersebut akan memudahkan pemerintah dalam menangani dampak bencana, khususnya penanganan warga/pengungsi.

Deputi BNPB, Tri Budiarto akan membantu mencukupi kebutuhan peralatan yang dibutuhkan Pemkab. Blitar untuk penanganan bencana Gunung Kelud. Sebelumnya BNPB juga meminta agar Pemkab. Blitar secepatnya membuat contingency plan, utamanya untuk evakuasi warga yang tinggal di KRB Kelud. (IM-Dishubkominfo)