Blitar – Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan BKD bersama Dinas Pendidikan, tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan seperti yang dilaporkan salah satu LSM beberapa waktu lalu. Demikian diungkapkan Kabid Pendidik Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kab. Blitar, Jumanto. Diakui Jumanto, kroschek ini dilakukan sebatas administrasi saja dan belum dilakukan investigasi secara mendalam, sehingga dari hasil pencocokan SK dengan data yang dimiliki BKD baik tahun 2005 maupun 2010, semuanya sesuai.

Verifikasi SK tersebut sebenarnya tidak hanya dilakukan pada GTT K2 yang dilaporkan bermasalah oleh LSM, namun sesuai dengan Surat Edaran Menpan RB, pasca dinyatakan lolos dalam tes penerimaan CPNS seluruh tenaga honorer K-2 diantaranya GTT, harus melalui proses verifikasi administrasi terlebih dahulu sebelum dilakukan pemberkasan. Proses verifikasi telah dituntaskan dan tinggal menunggu keputusan berikutnya dari pemerintah pusat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim liputan, rencananya pada Kamis depan Pemkab. Blitar yang dalam hal ini Wakil Bupati, Sekda, dan Kepala BKD akan mendatangi Kementerian PAN RB untuk menyerahkan hasil verifikasi SK Tenaga Honorer K2 yang lolos seleksi CPNS. Berkas tersebut dilampiri juga dengan Surat Pernyataan Bupati yang menyatakan bahwa dari hasil verifikasi tersebut tidak ditemukan adanya kecurangan data. Jika telah disetujui pemerintah pusat, maka proses selanjutnya adalah pemberkasan, dimana Kemenpan RB memberikan batas waktu hingga akhir Mei 2014 mendatang. (IM-Dishubkominfo)