Blitar – Hari pertama Ujian Nasional Tingkat SLTA/MA/SMK dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia Tahun ajaran 2013/2014 di Kabupaten Blitar berlangsung lancar. Harapannya, hasil UN tahun ini minimal sama dengan tahun sebelumnya dengan tingkat kelulusan 100 persen, dengan nilai lebih tinggi dari tahun lalu. Demikian ungkapan Bupati Blitar, H.,Herry Noegroho saat melakukan inspeksi mendadak disejumlah SMA/MA dan SMK, Senin (14/4).
Kunjungan ke beberapa lokasi ujian seperti di SMA 1 Talun, MAN Wlingi dan SMK PGRI Wlingi, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini didampingi sejumlah Kepala SKPD dan Kapolres Blitar, AKBP. Indarto. Ditegaskan pula, selama ujian nasional berlangsung, anak didik harus tetap mendapat pendampingan yang maksimal dari orang tua dan pengajar. Ini sebagai bentuk dorongan semangat untuk mereka agar mencapai kesuksesan. Mengingat mereka adalah penerus cita-cita bangsa.
Di tempat terpisah, Wakil Bupati Blitar, H. Rijanto yang juga mengunjungi lokasi UN yakni SMK 1 Kademangan, SMU 1 Sutojayan dan MAN Tlogo menegaskan, tahun ini siswa diharapkan lulus seratus persen dengan nilai yang maksimal. Wabup juga mengapresiasi tingkat kehadiran siswa pada ujian nasional ini. Kendati sakit, siswa masih bisa mengikuti ujian nasional. Seperti diketahui, di SMK 1 Kademangan ada salah siswa yang mengikuti UN di UKS, karena beberapa waktu lalu mengalami kecelakaan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Drs. Heru Pujiono menjelaskan, ujian nasional yang diikuti oleh 2.314 siswa SMA, 1.708 siswa MA dan 3.631 siswa SMK dan SMA LB 9 orang serta paket C 89 orang sudah melalui persiapan yang cukup matang. Diantaranya, tambahan jam pelajaran, pencerahan mental dan tentunya doa bersama. Harapannya nilai UN anak didik Kabupaten Blitar bisa masuk sepuluh besar tingkat Provinsi Jawa Timur. (Humas)