Blitar – Jelang Lebaran, Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kabupaten Blitar yang beranggotakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Polisi, dan YLKI, kembali menggelar operasi mamin. Diungkapkan Ketua YLKI Blitar,  Dadik Wahyudi, dari sidak yang digelar di 4 kecamatan yakni Kanigoro, Sutojayan, Binangun, dan Wlingi, TKP2MO menemukan puluhan makanan kadaluarsa seperti roti dan makanan ringan. Selain itu, terdapat pula produk yang kemasannya penyok yakni susu. Tim juga mendapati makanan yang sudah tidak layak konsumsi namun tetap dijual meski belum memasuki tanggal kadaluarsa namun didapati makanan sudah berjamur. Selebihnya masih banyak ditemui produk-produk makanan kemasan yang tidak berijin. Lanjut Dadik, puluhan produk mamin tersebut kemudian diamankan petugas. Untuk yang sudah kadaluarsa langsung dimusnahkan, namun makanan yang kemasannya penyok akan dikembalikan ke produsen.

Bagi pedagang yang kedapatan menjual produk mamin tidak layak jual tersebut hanya dikenai peringatan untuk kemudian diberikan pembinaan oleh TKP2MO. Diakui Dadik, langkah ini memang kurang efektif memberikan efek jera kepada pedagang mengingat setiap tahunnya masih ada saja pedagang yang nekat menjual mamin kadaluarsa atau tidak layak konsumsi. Bagi pedagang yang sudah 3 kali melakukan kesalahan sama, akan dilaporkan ke kepolisian untuk diproses secara hokum. (IM-Dishubkominfo)