Blitar – Dari tahun-ketahun, Dinas Pertanian Kabupaten Blitar selalu mengalokasikan anggaran untukĀ  bantuan pompa air kepada kolompok tani. Tahun 2014 ini setidaknya ada 20 unit pompa air yang diberikan pada petani. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, Eko Prio Utomo, Menurut Eko, bantuan tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi jika kemarau panjang datang, petani diharapkan tetap bisa mengairi sawahnya dengan menggunakan pompa air tersebut.

Eko menambahkan, pompa air tersebut diberikan agar di kelola oleh kelompok tani misalnya seperti pemanfaat dan perawatannya, bahkan jika memungkinkan pengembangan alat tersebut. Untuk operasional pompa air, diperlukan bahan bakar minyak seperti solar, biaya perawatan, upah untuk operator alat maupun kas kelompok. Sehingga melalui musyawarah, kelompok tani, dapat ditetapkan secara bersama-sama besaran biaya operasionalnya, karena jika tidak ada pemeliharan, alat tersebut akan mudah rusak dan merugikan petani sendiri. Selanjutnya Eko menegaskan bahwa tidak benar jika pompa air tersebut dikomersialkan. Dinas Pertanian berharap, bantuan pompa air tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani untuk meningkatkan produktifitas pertanian yang ada di Kabupaten Blitar. (IR-Dishubkominfo)